Berita Tuban

Perusahaan Amerika Berencana Investasi 150 Juta Dolar Kembangkan Bisnis Syariah di Tuban-Bojonegoro

Perusahaan asal Amerika Serikat, Limited Legalicy Company (LLC), siap menggelontarkan dana 150 juta dolar AS untuk investasi di Tuban-Bojonegoro

Perusahaan Amerika Berencana Investasi 150 Juta Dolar Kembangkan Bisnis Syariah di Tuban-Bojonegoro
surya/m sudarsono
Manager Limited Legalicy Company (LLC) Counrty Syariah Indonesia, Suparmono seusai menggelar diskusi bersama pengusaha di salah satu kafe di Tuban, Senin (16/9/2019). Perusahaan asal Amerika Serikat dikabarkan akan menggelontorkan dana 150 juta dolar AS untuk investasi berbasis syariah di Tuban dan Bojonegoro. 

SURYA.co.id | TUBAN - Perusahaan asal Amerika Serikat, Limited Legalicy Company (LLC), siap menggelontarkan dana senilai 150 juta dolar AS. Dana tersebut diproyeksikan untuk kembangkan sistem syariah di dunia properti, bisa perumahan, hotel, apartemen, atau travel, baik yang ada di Tuban maupun di Bojonegoro.

"Kalau kami menghitung untuk Tuban dan Bojonegoro, nilai investasi yaitu 150 juta dolar AS," kata Manager Country Syariah Indonesia, LLC, Suparmono, seusai menggelar diskusi bersama pengusaha di salah satu kafe di Tuban, Senin (16/9/2019).

Meski demikian, ditegaskannya jika yang akan menjadi prioritas pembangunan adalah perumahan. Adapun lokasi yang akan menjadi tempat untuk bercokol yaitu di Kecamatan Rengel dan Kerek.

Sementara untuk tiga bulan ke depan, pihaknya akan menyusun struktur representatif, sekaligus merealisasikan pilot project sesuai dengan yang diharapkan.

"Prioritas memang kami kembangkan perumahan dulu, baru merambah ke dunia properti lainnya. Melihat prospek ke depannya, yang jelas saat ini masih tahap kajian," paparnya.

Lebih lanjut untuk mengembangkan bisnis properti itu, selain dari Amerika, bukan tidak mungkin investasi juga bisa datang dari negara lain, misal dari Arab, Tiongkok dan sejumlah negara lain.

Konsepnya adalah perusahaan ini bergerak di bidang pembiayaan properti, jadi asal di sini ada lahan dan perizinan beres maka akan dilakukan pembiayaan penuh.

"Kalau nilai investasi di Indonesia secara total yaitu 2 miliar dolar AS. Untuk Tuban dan Bojonegoro 150 juta dolar AS," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved