Single Focus

Pemkot Surabaya Bangun 3 Titik Park and Ride Baru, di Sini Lokasinya 

“Tahun ini menambah tiga, Joyoboyo, Genteng Kali, Kertajaya. Tahun depan tetap kami rencanakan ada tambahan,” kata Kepala Dishub Irvan Wahyudrajad.

Pemkot Surabaya Bangun 3 Titik Park and Ride Baru, di Sini Lokasinya 
surya.co.id/habibur rohman
GAMBAR LUAR - Pengendara motor melintas di depan parkir umum Jl Adityawarman Surabaya, Senin (16/9/2019). Pemkot Surabaya kini sedang membangun tiga lokasi park and ride baru salah satunya di Terminal Joyoboyo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kini sedang membangun tiga Park and Ride baru di Joyoboyo, Genteng Kali, dan Kertajaya.

“Tahun ini menambah tiga, Joyoboyo, Genteng Kali, Kertajaya. Tahun depan tetap kami rencanakan ada tambahan,” kata Kepala Dishub, Irvan Wahyudrajad, Sabtu (14/9).

Ia menjelaskan, penambahan Park and Ride ini sebagai satu di antara cara untuk menggeser parkir on street, ke parkir off street. Diharapkan ke depannya semakin sedikit jumlah pengguna jalan yang memanfaatkan bahu jalan untuk parkir. Selain itu, Park and Ride juga bisa membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Sebab, dengan memakirkan kendaraan di Park and Ride, pengguna bisa alih transportasi ke angkutan umum.

“Iya, Park and Ride sebagai salah satu instrumen pembatasan penggunaan kendaraan pribadi, dan berganti moda ke angkutan umum,” ucapnya.

Pihaknya menargetkan ketiga Park and Ride akan selesai konstruksi pada Desember 2019 dan bisa mulai dioperasikan Januari 2020.

Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dishub, Ridlo Noor Wahab, mengatakan Park and Ride sangat diminati oleh masyarakat Surabaya. “Kalau dilihat, hampir semua parkiran kita penuh. Contohnya Mayjen Sungkono,” kata Ridlo.

Di Park and Ride Mayjen Sungkono, banyak masyarakat yang memanfaatkan Park and Ride untuk parkir inap, utamanya warga yang rumahnya berada di belakang Park and Ride namun tidak memiliki garasi. Selain itu, ada pula pengguna yang merupakan pekerja kantoran, dan juga pengguna angkutan umum.

“Jadi mobilnya diparkir di sini, nanti mereka naik intermoda lain,”  paparnya.

Ridlo menyebut, sudah ada konsep dan juga perintah pembuatan Park and Ride. “Memang banyak merencanakan, banyak tanah juga. Konsep ada, perintah ada. Tapi, harus lihat mana yang berpeluang, banyak nggak yang parkir di daerah situ,” ujarnya.

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved