Dua Kali Tiduri Siswi SD, Kakek 61 Tahun Nyaris Diamuk Massa, Aksi Abnormalnya Terbongkar Karena Ini

Kakek 61 tahun di Bekasi dua kali tiduri siswi SD nyaris saja diamuk massa baru polisi menangkap terduga pelaku.

Dua Kali Tiduri Siswi SD, Kakek 61 Tahun Nyaris Diamuk Massa, Aksi Abnormalnya Terbongkar Karena Ini
Youtube
Ilustrasi. Kakek 61 Tahun Ini Tiduri Siswi SD, Nyaris Diamuk Massa Baru Polisi Tangkap Terduga Pelaku 

Korban pun diantar orangtuanya untuk berobat lantaran kerap kesurupan.

"Bunga (bukan nama sebenarnya-red) sering kesurupan di rumah dan di sekolah," kata Bimantoro, ditemui di Mapolres Karawang, Senin (16/9/2019).

Di rumah MS, korban diajak ke salah satu ruangan, yang ternyata adalah kamar.

Bukannya mengobati, di kamar itu, korban ditiduri.

Setelah melampiaskan perbuatan bejatnya, MS meminta orangtua korban agar membawa anaknya lagi.

MS juga mengatakan pengobatan belum selesai.

Sehingga, pada kunjungan kedua, korban lagi-lagi digiring ke salah satu kamar.

“Korban diancam, apabila tidak mau melayani, korban bisa gila,” kata Bimantoro.

Ilustrasi. Foto diperagakan oleh model (surya.co.id/ahmad zaimul haq)
Pemerkosaan itu terus berlangsung pada kunjungan berikutnya.

Perbuatan bejat MS terungkap saat korban sudah tidak tahan dan menceritakan semua perbuatan tersangka ke orangtuanya.

Keluarga korban yang kesal langsung mendatangi rumah tersangka dan melapor ke Unit PPA Polres Karawang.

“Tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara,” tambah Bimantoro.

Ponakan sendiri ditiduri

Memanfaatkan kesempatan saat istri sah pergi, seorang suami di Kupang ini menggendong ponakannya yang berstatus siswi SMP ke kasur kamar dan lakukan hal tak baik.

Pelaku JT (29) melakukan perbuatan tak baik itu kepada ponakannya pada tengah malam, saat korban tidur pulas.

Pelaku memindahkan tubuh ponakannya ke kasur kamar kos.

Saat itulah, pelaku berbuat tak terpuji terhadap siswi SMP yang duduk di kelas VIII itu.

Kasus itu terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korbannya berisinial ENT (14).

"Korban jadi korban oleh pamannya sendiri di kos-kosan wilayah Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang," ungkap Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto kepada Kompas.com (jaringan SURYA.CO.ID), Sabtu (31/8/2019).

Kasus tak terpuji itu, lanjut Didik, terjadi pada 14 Agustus 2019 tengah malam.  Baru dilaporkan oleh keluarga pada Kamis (29/8/2019).

Foto Ilustrasi (TRIBUNNEWS)
Kasus  itu, kata Didik, berawal ketika korban dan pelaku pulang dari acara keluarga.

Setelah tiba di kos-kosan yang mereka tempati, korban langsung beristirahat.

Sebelum tidur, pelaku sempat mengatakan kepada korban untuk tidur di kasur bagian bawah.

Namun, korban tidak menghiraukan omongan pamannya, sehingga korban langsung menutup badannya dengan selimut.

"Korban tinggal satu kos bersama paman dan tantenya. Saat kejadian, tantenya tidak ada di kos," ungkap Didik.

Saat melihat korban tertidur pulas, pelaku lalu menggendong korban dari tempat tidur ke kasur yang berada di bawah tempat tidur.

"Setelah itu, korban tidur. Namun, keesokan harinya, setelah korban terbangun, korban sudah dalam keadaan tanpa busana dan merasa alat vitalnya sakit," ujar Didik.

Korban lalu memberitahukan ke tantenya dan langsung melapor ke polisi.

"Setelah menerima laporan, anggota lalu bergerak cepat dan menangkap pelaku. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Kelapa Lima," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perkosa Siswi SD, Pria 61 Tahun Ditangkap ".

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved