Berita Gresik

Dianggap Membahayakan Pemukiman, Warga Perumahan ABM Gresik Protes Pembangunan Pagar Gudang

Warga perumahan Alam Bukit Mas (ABM) di Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik, protes pembangunan pagar pergudangan sebuah perusahaan

Dianggap Membahayakan Pemukiman, Warga Perumahan ABM Gresik Protes Pembangunan Pagar Gudang
surya/sugiyono
Warga perumahan Alam Bukit Mas, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, protes pembangunan pagar pergudangan yang dinilai bisa membahayakan keselamatan warga, Senin (16/9/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Warga perumahan Alam Bukit Mas (ABM) di Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik, protes pembangunan pagar pergudangan sebuah perusahaan. Warga merasa pagar itu berdekatan dengan pemukiman dan dikhawatirkan akan membahayakan warga sekitar.

Salah satu warga perumahan ABM, Rokhim, mengatakan pagar itu sangat tinggi sementara jaraknya sangat dekat dengan pemukiman. Rokhim meminta pagar pergudangan tersebut dibangun agak jauh dari pemukiman, setidaknya 15 meter dari pemukiman.

"Warga protes ke pengembang pergudangan karena pagar yang dibangun tanahnya di atas pemukiman warga. Warga meminta pembangunan pagar tersebut sejauh 15 meter dari pemukiman warga," kata Rokhim, Senin (16/9/2019).

Protes warga perumahan ABM sudah berlangsung beberapa kali.

Namun, belum juga ada respon dari pengembang pergudangan, sehingga warga meminta Pemkab Gresik yaitu Dinas Perizinan untuk mengevaluasi izin mendirikan bangunan (IMB) pembangunan pagar tersebut.

Warga memberi waktu sepekan kepada pihak pengembang pergudangan untuk mengevaluasi rencana pembangunan pagar tersebut.

"Jika tidak, kami sudah mengirim surat pemberitahuan unjuk rasa ke Polres Gresik," ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi pihak perusahaan maupun Dinas Perizinan terkait pembangunan pagar yang meresahkan warga Perumahan ABM tersebut.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved