Berita Surabaya

Angkasa Pura Sebut 43 Penerbangan dari 4 Maskapai Tujuan Surabaya-Kalimantan Terdampak Kabut Asap

Sebanyak 43 penerbangan empat maskapai (Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Citilink) dari Surabaya menuju Kalimantan terdampak kabut asap

Angkasa Pura Sebut 43 Penerbangan dari 4 Maskapai Tujuan Surabaya-Kalimantan Terdampak Kabut Asap
SURYA.co.id/Kukuh Kurniawan
Suasana ruang tunggu di T1 Bandara Internasional Juanda, Sabtu (14/9/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebanyak 43 penerbangan empat maskapai (Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Citilink) dari Surabaya menuju Kalimantan terdampak kabut asap. Dampak akibat asap tersebut bermacam bermacam, mulai dari penerbangan mengalami penundaan (delay), pembatalan penerbangan, dan pesawat kembali ke bandara asal (Return To Base).

Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro, mengatakan laporan lalu lintas udara yang terdampak kabut asap mulai pukul 05.50 WIB - 09.50 WIB ada delapan penerbangan yang terdampak.

"Yaitu untuk kedatangan pesawat Lion Air JT 3269 tujuan Balikpapan Surabaya dan Lion Air JT 683 Palangkaraya Surabaya mengalami delay. Sementara untuk keberangkatan sendiri yang mengalami delay yaitu Nam Air IN 246 Surabaya Samarinda, Wings Air IW 1804 Surabaya Sampit, Lion Air JT 262 Surabaya Balikpapan, dan Lion Air JT 314 Surabaya Samarinda," kata Yuristo kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id).

Ia menjelaskan adapun penerbangan yang mengalami pembatalan yaitu Lion Air JT 246 Surabaya Samarinda dan Nam Air IN 244 Surabaya Sampit.

"Sedangkan satu penerbangan yaitu Nam Air IN 246 Surabaya Samarinda terpaksa kembali RTB. Dan diperkirakan telah mendarat ke Bandara Juanda sekitar pukul 11.40," sambungnya.

Ia menerangkan saat ini pihaknya masih hanya mendapatkan laporan tersebut.

Sedangkan untuk laporan penerbangan sore hari belum sepenuhnya diterima.

Yuristo menambahkan pihak bandara juga telah melakukan berbagai antisipasi terkait kabut asap tersebut.

"Kami melakukan penyiapan ruang tunggu penumpang, plotting parkir pesawat untuk penerbangan dialihkan (divert) yang harus mendarat di Bandara Juanda, koordinasi dan pengaturan di terminal dengan pihak maskapai utk proses refund bagi penumpang serta koordinasi dengan pihak Airnav utk monitor NOTAM," tambahnya.

Di kesempatan tersebut, dirinya juga mengaku bahwa pihak Bandara Juanda kapanpun siap menerima penerbangan divert karena kabut asap.

"Yang jelas Bandara Juanda sendiri siap menampung penerbangan yang dialihkan karena kabut asap dan kami juga telah menyiapkan kantung parkir pesawat untuk antisipasi hal tersebut. Untuk jumlahnya sendiri akan menyesuaikan sesuai laporan di lapangan," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved