Berita Surabaya

Anggota DPRD Surabaya Ini Sebut Relokasi Pedagang Kembang Kedungdoro oleh Pemkot Bukan Solusi

DPRD Surabaya mendesak Pemkot Surabaya berikan solusi atas nasib belasan penjual kembang di Jalan Kedungdoro

Anggota DPRD Surabaya Ini Sebut Relokasi Pedagang Kembang Kedungdoro oleh Pemkot Bukan Solusi
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Salah satu lapak penjual kembang di kawasan Kedungdoro, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Surabaya mendesak Pemkot Surabaya berikan solusi atas nasib belasan penjual kembang di Jalan Kedungdoro. Upaya relokasi yang dicanangkan Pemkot Surabaya, disebut bukan solusi terbaik.

Sebelumnya, karena dianggap melanggar Perda, belasan pedagang kembang yang puluhan tahun melapak di Jalan Kedungdoro akan direlokasi ke Pasar Kupang. Namun, oedagang menolak lantaran menganggap tempat barunya itu tak layak sehingga khawatir akan sepi pembeli.

Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Demokrat-Nasdem, Mochamad Machmud, mengatakan rencana relokasi yang dicanangkan Pemkot Surabaya kepada belasan pedagang kembang itu bukan solusi terbaik.

"Yang saya tahu Pasar Kupang itu tidak ada tempat parkir untuk mobil atau bahkan motor. Apalagi yang sering beli itu juga orang-orang bermobil," katanya saat ditemui TribunJatim.com (grup surya.co.id), Senin (16/9/2019).

Machmud menuturkan selama ini masyarakat sudah beranggapan sentra pedagang kembang berada di lokasi Jalan Kedungdoro hingga ke Pasar Kembang.

"Sekarang itu mau dimasukan ke dalam itu hilang nanti," tambahnya.

Menurut Machmud, seharusnya Pemkot Surabaya merelokasi belasan penjual kembang itu ke Pasar Kembang yang tak jauh dari lokasi.

Dengan begitu, Machmud yakin branding sebagai Pasar Kembang akan semakin dikenal oleh orang banyak.

"Pemkot harus melihat sebuah peluang dari nama Jalan Pasar Kembang, bisa jadi wistaa, pasar bunga, sehingga bisa jadi jujukan," terang politisi Partai Demokrat itu.

Ia tak memungkiri, selama ini belasan penjual kembang itu telah melanggar Perda dengan memakai ruas jalan raya.

"Namun solusi untuk merelokasi ke Pasar Kupang juga bukan solusi alternatif," ujarnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved