Sandiaga Uno Tak Setuju Pegawai KPK Harus Berstatus ASN

Sandiaga Uno mengaku banyak poin-poin dari draf revisi UU KPK yang tidak ia setujui. Salah satunya adalah pegawai KPK yang harus berstatus ASN

Sandiaga Uno Tak Setuju Pegawai KPK Harus Berstatus ASN
Tribunnews/Jeprima
Sandiaga Uno 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Sandiaga Uno mengaku banyak poin-poin dari draf revisi UU KPK yang tidak ia setujui.

Salah satunya adalah pegawai KPK yang harus berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Sandiaga, sistem kepegawaian KPK yang saat ini diterapkan sudah bagus terutama untuk menjaga independensi.

"Menurut saya yang seperti sekarang sudah oke, tidak usah ada perubahan.

Ada beberapa poin yang saya tidak sepakat salah satunya adalah mengenai ASN itu," ucap Sandiaga Uno, Minggu (15/9/2019) saat ditemui usai menjadi pembicara di East Java Investival di Grand City Convex, Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya.

Ketika pegawai KPK berstatus ASN, maka akan masuk ke dalam undang-undang ASN dan menurutnya independensinya sebagai pegawai KPK bisa terkendala.

Secara umum, dengan adanya revisi UU KPK yang telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi, Sandiaga menilai KPK yang menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi saat ini berada di titik yang mengkhawatirkan.

"Tapi bagaimanapun undang-undang revisi KPK ini sudah ditandatangani oleh presiden sekarang bagaimana kita mengawalnya di DPR.

Kita sampaikan bahwa ini yang selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat," ucap Sandiaga.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved