Liga 1 U20 2019

Hasil Skor Akhir Persebaya U-20 Vs Persela U-20, Green Force Takluk 0-1 di Hadapan Ribuan Bonek

Persebaya U-20 menyerah di hadapan ribuan Bonek (suporter Persebaya) yang memenuhi Stadion Jenggolo Sidoarjo.

Hasil Skor Akhir Persebaya U-20 Vs Persela U-20, Green Force Takluk 0-1 di Hadapan Ribuan Bonek
Surabaya.Tribunnews.com/Ndaru Wijayanto
Salah satu pemain Persebaya U-20 coba melewati hadangan pemain Persela Lamongan di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Minggu (15/9). 

SURYA.co.id  | SIDOARJO - Persebaya Surabaya U-20 kembali gagal meraih kemenangan di babak 8 besar Liga 1 U-20 2019. Terbaru tim Bajul Ijo junior dipaksa takluk 0-1 atas tamunya Persela Lamongan U-20 di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Minggu (15/9).

Persebaya U-20 menyerah di hadapan ribuan Bonek (suporter Persebaya) yang memenuhi Stadion Jenggolo. Ini setelah pemain Persela U-20, Mochamad Alvin membobol gawang Bajul Ijo muda tujuh menit jelang laga bubar atau menit 83.

Dengan hasil ini, Persebaya U-20 belum penrah mencicipi kemenangan. Pada laga pertama, skuat asuhan Uston Nawawi ini harus bermain 1-1 kala menghadapi PSS Sleman.

Meski bermain di Sidoarjo, tampak ribuan suporter Persebaya alias Bonek hadir memenuhi tribun. Saking ramainya, suporter meluber hingga tepi lapangan.

Selain Bonek, ikut berbaur juga puluhan suporter tim tamu Persela Fans di lokasi yang pernah menjadi tempat latihan dari Timnas U-16 besutan Fakhri Husaini ini.

Pada babak pertama, Persela mampu tampil dominan di banding Persebaya. Bajul Ijo junior baru bisa tampil lumayan apik pada babak kedua. Sayang, Arek-arek Suroboyo gagal membuat gol lantaran pemain Persela banyak yang bertahan.

Gagal memetik kemenangan, Pelatih Persebaya U-20 Uston Nawawi tetap memberikan apresiasi ke semua pemainnya karena telah berjuang.

"Tetap saya apresiasi pemain yang telah berjuang keras agar dapat poin, tapi kita belum dapat poin masksimal di kandang," ujar Uston Nawawi, Minggu (15/9/2019).

Legenda hidup Persebaya itu bertekad menebus hasil buruk di dua laga pada empat laga berikutnya, menyisakan satu laga kandang dan tiga tandang.

"Masih ada empat pertandingan lagi. Satu kandang dan tiga tandang, kita akan maksimalkan itu," ujar Uston saat preskon setelah pertandingan.

Uston menambahkan, sejatinya Koko Ari dkk telah bermain bagus. Hanya saja, timnya kesulitan mencetak gol karena lawan bermain bertahan dan faktor wasit.

"Kita tidak minim kreasi tadi tapi Persela melakukan taktik compact defend. Untuk bongkar itu kita melakukan banyak penetrasi dan kita di langgar, tapi wasit tetap play on," ungkapnya.

"Tapi saya senang karena apapun keputusan wasit, pemain saya tidak terpengaruh, tidak emosi dan merugikan tim. Bukan kita kambing hitamkan wasit," tutupnya.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved