Berita Gresik

Dari Ternak Perkutut dan Merpati, Imron Dapat Jutaan Rupiah per Bulan. Pemasaran Medsos Jadi Andalan

"Lumayan, satu ekor anak burung perkutut bisa laku tiga ratus ribu. Dalam satu bulan bisa tiga sampai empat juta rupiah," katanya.

Dari Ternak Perkutut dan Merpati, Imron Dapat Jutaan Rupiah per Bulan. Pemasaran Medsos Jadi Andalan
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Ali Imron menunjukkan kandang yang dia pakai untuk beternak burung perkutut dan merpati. 

SURYA.co.id | GRESIK - Ali Imron (41), warga RT 01 RW 02, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas Gresik berhasil ternak burung perkutut dan merpati. Omzetnya, setiap bulan bisa mencapai jutaan rupiah.

Usaha ternak burung antik dilakukan Imron sejak 2015. Hobi tersebut dijalankan di sela-sela bekerja di bengkel las.

Awalnya, hanya 5 pasang, kemudian terus dikembangkan sampai saat ini sudah 20 pasang.

Untuk merawat burung-burungnya, Imron meluangkan waktu setelah pulang kerja dan pagi hari sebelum bekerja.

"Pagi periksa makanan dan minuman. Kemudian sorenya periksa lagi, sehingga tetap bisa memantau kondisi burung," kata Imron, Minggu (15/9/2019).

Ternyata, dari hobi ternak burung antik itu berhasil menggaet masyarakat yang hobi ternak untuk membeli burung tersebut.

"Lumayan, satu ekor anak burung perkutut bisa laku tiga ratus ribu. Dalam satu bulan bisa tiga sampai empat juta rupiah," katanya.

Bahkan, sampai saat ini permintaan pengiriman burung sudah sampai Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

"Terkadang juga melayani pemesanan dari Semarang dan Jakarta," imbuhnya.

Untuk memasarkan produknya, Imron ikut komunitas burung dan dari media sosial.

"Saya ada nama yang dikenal di media sosial yaitu IMR bird fram. Sehingga di media sosial sudah terkenal," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved