Berita Nganjuk

Tujuan Pemkab Nganjuk akan Pertahankan 34 Ribu Hektar dari 48 Ribu Hektar Lahan Pertanian

Sekitar 34 ribu hektar lahan dari sekitar 48 ribu lahan pertanian di Kabupaten Nganjuk akan dipertahankan.

Tujuan Pemkab Nganjuk akan Pertahankan 34 Ribu Hektar dari 48 Ribu Hektar Lahan Pertanian
surya.co.id/ahmad amru muiz
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Sekitar 34 ribu hektar lahan dari sekitar 48 ribu lahan pertanian di Kabupaten Nganjuk akan dipertahankan untuk lahan pangan berkelanjutan. Sisanya sekitar 14 ribu hektar lahan pertanian bisa dialih fungsikan untuk pengembangan kota, populasi warga, pabrik, dan lainya.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, kewajiban mempertahankan luas lahan sekitar 34 ribu untuk lahan pangan berkelanjutan setelah melalui maping dan kajian mendalam tim Pemkab Nganjuk. Bahkan, hasil penghitungan hasil kajian dan maping fungsi lahan yang ada di Kabupaten Nganjuk tersebut telah dilaporkan ke Kementerian terkait.

"Dengan mempertahankan luas lahan sekitar 34 ribu hektar itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk," kata Novi Rahman Hidhayat, Jumat (13/9/2019).

Dijelaskan Mas Novi, panggilan akrab Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat, dengan adanya perkembangan pembangunan dan pendirian pabrik maka Pemkab Nganjuk harus menyediakan lahan. Namun penyediaan lahan tersebut tidak begitu saja dilakukan, melainkan harus mempertimbangkan kebutuhan untuk lahan pertanian.

Untuk itu, dikatakan Mas Novi, Pemkab Nganjuk akan melakukan pengawasan dengan ketat terkait alih fungsi lahan pertanian yang terjadi agar tidak melebihi kewajiban penyediaan lahan untuk pangan berkelanjutan.

Memang, diakui Mas Novi, sekarang ini terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman dan pabrik menjadi persoalan tersendiri. Dimana dengan semakin berkurangnya luasan lahan pertanian secara teknis akan mengurangi jumlah hasil komoditi pertanian.

Maka dari itu, ungkap Mas Novi, Pemkab Nganjuk berupaya mengembangkan tanaman pertanian yang lebih maju dengan menggunakan bibit tanaman unggul untuk semua komoditi. Dengan demikian hasil panen dari tanaman pertanian bisa dinaikkan dalam upaya mengimbangi semakin berkurangnya lahan pertanian.

"Upaya itu tidak boleh terhenti dan harus ada pengembangan di bidang pertanian. Dan semua OPD Pemkab Nganjuk terkait penyediaan bahan makanan untuk rakyat terus kami dorong memaksimalkan produksi pangan dari Nganjuk," tutur Mas Novi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved