Berita Surabaya

Ratusan Musisi Jalanan di Surabaya Gelar Lagi Aksi Dukung Revisi UU KPK, Sampaikan 7 Tuntutan Ini

Ratusan massa dari Paguyuban Musik Jalanan dan Pengamen Surabaya kembali menggelar aksi sebagai bentuk dukungan atas revisi UU KPK, Sabtu (14/9/2019).

Ratusan Musisi Jalanan di Surabaya Gelar Lagi Aksi Dukung Revisi UU KPK, Sampaikan 7 Tuntutan Ini
SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra
Ratusan massa dari Paguyuban Musik Jalanan dan Pengamen Surabaya mendukung penuh revisi UU KPK, Sabtu (14/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan massa dari Paguyuban Musik Jalanan dan Pengamen Surabaya kembali menggelar aksi sebagai bentuk dukungan atas revisi UU KPK, Sabtu (14/9/2019).

Sebelumnya, Jumat (13/9/2019) kemarin, aksi mereka dilakukan di depan Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya,

Kali ini, aksi mereka digelar di depan Stasiun Pasar Turi Surabaya dengan berorasi dan membawa spanduk yang berisi dukungan atas revisi UU KPK.

"Kita masyarakat kecil mendukung revisi UU KPK, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Kita mendukung penuh," teriak orator ditengah ratusan massa.

Koorlap Aksi, Ircham Ardiansyah mengungkapkan aksi yang dilakukan pihaknya itu adalah sebagai wujud dukungan atas revisi UU KPK yang dinilainya sangat perlu dilakukan.

"Biar lembaga KPK ini lebih kuat lagi harus ada pengawasan," katanya saat ditemui di sela aksi.

Sebagai warga biasa, pihaknya menganggap KPK masih terdapat beberapa hal yang perlu ditangani dan pihaknya meyakini revisi UU KPK adalah solusinya.

"Untuk KPK yang lebih baik lagi, lebih tegas lagi," sambungnya.

Dalam aksinya itu, ia mengatakan ada tujuh pernyataan sikap sebagai bentuk dukungan pihaknya atas revisi UU KPK.

Berikut rangkuman tujuh pernyataan sikap dari Paguyuban Musik Jalanan dan Pengamen Surabaya, dalam mendukung revisi UU KPK ;

1. Mendukung penuh revisi UU KPK untuk KPK yang lebih tegas, berintegritas dan profesional dalam mendukung penuh revisi UU KPK untuk KPK yang lebih tegas, berintegritas dan profesional dalam
pemberantasan korupsi.

2. Revisi UU KPK bukan untuk melemahkan, namun justru menguatkan KPK.

3. KPK wajib diawasi agar penyidik KPK tidak liar.

4. KPK harus independen, jangan bermain politik praktis.

5. KPK bukan LSM, KPK bukan malaikat, KPK jangan kebal hukum.

6. Revisi UU KPK mengakomodir semangat pencegahan, koordinasi dan kerja sama antar lembaga penegak hukum tindak pidana korupsi.

7. Mendukung penuh Pimpinan KPK yang baru untuk KPK yang lebih baik.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved