Berita Mojokerto

Gudang Rongsokan di Mojokerto Terbakar, Saksi Mengaku Terdengar Suara Ledakan Beberapa Kali

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran yang menghanguskan gudang milik Andik Sanjaya itu, terdengar beberapa kali suara ledakan

Gudang Rongsokan di Mojokerto Terbakar, Saksi Mengaku Terdengar Suara Ledakan Beberapa Kali
SURYA.co.id/Febrianto Ramadani
Sejumlah petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api kebakaran gudang rongsokan di Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (14/9/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebuah gudang rongsokan seluas 2.400 meter persegi di Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, ludes terbakar pada Sabtu (14/9/2019).

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran yang menghanguskan gudang milik Andik Sanjaya itu, terdengar beberapa kali suara ledakan saat petugas memadamkan kebakaran di sekitar lokasi tersebut.

Diduga ledakan itu berasal dari material rongsokan seperti bodi elektronik, bodi sepeda motor, kabel, kaleng, botol mineral dan sejenisnya.

Akibat kebakaran tersebut, warga sekitar gudang yang sedang tidur terbangun dari keluar rumah. Mereka membantu Andik memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Karena banyak rongsokan berbahan plastik, api dengan cepat membesar dan menjalar membuat warga kewalahan.

Basori, warga setempat mengaku mendengar ledakan dari gudang tersebut yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

"Saya kaget terdengar beberapa suara ledakan. Saya cari ternyata di dalam gudang yang sudah dilahap api. Kemudian saya minta tolong warga setempat dan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto," ungkapnya, Sabtu (14/9/2019).

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini menjelaskan sekitar pukul 21.00 WIB, masih terdapat aktivitas bongkar muat rongsokan di gudang tersebut. Setelah mengecek dari belakang sampai bagian depan, pemilik menutup gudang tersebut lalu pulang ke rumahnya di Dusun Temenggungan.

"Sekitar pukul 23.50 WIB, mobil pemadam kebakaran (PMK) tiba di lokasi.  6 mobil PMK yang dilibatkan untuk memadamkan api di gudang rongsokan milik Andik. Yaitu dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Gama Mojokerto, serta PMK dari Jombang," ujarnya Sabtu (14/9/2019).

Menurut Zaini, api baru dinyatakan padam pukul 3 dini hari. Besarnya api dan luasnya bagian gudang yang terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lama. 

Akibat kebakaran tersebut, lanjut Zaini, total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta Rupiah. 

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved