Berita Nganjuk

BPPD Jatim Ajak Mahasiswa Asing Ikuti dan Saksikan Tradisi Siraman Sedudo di Nganjuk

Prosesi Siraman Sedudo di Kabupaten Nganjuk bakal menjadi penampilan tradisi budaya untuk dikenalkan ke mancanegara.

BPPD Jatim Ajak Mahasiswa Asing Ikuti dan Saksikan Tradisi Siraman Sedudo di Nganjuk
surya.co.id/ahamd amru muiz
Obyek wisata Air Terjun Sedudo tempat digelarnya tradisi siraman setiap bulan Syuro. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Prosesi Siraman Sedudo di Kabupaten Nganjuk bakal menjadi penampilan tradisi budaya untuk dikenalkan ke mancanegara. Ini setelah Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah {BPPD) Jawa Timur mengundang Komunitas Expatriat, potensial buyer Biro Perjalanan Wisata, dan Content Creator Media Digital.

Anggota BPPD Jawa Timur, Gatot menjelaskan, untuk expatriat yang diundang dan diajak menyaksikan prosesi siraman di air terjun sedudo merupakan para mahasiswa dari mancanegara yang kini sedang belajar di Unair Surabaya. Mereka nantinya selain menyaksikan prosesi siraman juga akan memberikan masukan terkait kegiatan tradisi budaya siraman sedudo.

"Jadi kehadiran para mahasiswa mancanegara di acara prosesi siraman sedudo tidak sekedar menyaksikan dan menikmati, tapi mereka diminta memberi masukan untuk pengembangan obyek wisata alam di Kabupaten Nganjuk," kata Gatot, Jumat (13/9/2019).

Disamping itu, menurut Gatot, diharapkan para mahasiswa mancanegara yang didatangkan ke Kabupaten Nganjuk tersebut nantinya diharapkan juga ikut mempromosikan budaya dan obyek wisata ke negara masing-masing.

Dengan demikian informasi wisata alam yang dibawa para Mahasiswa tersebut akan bisa menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke obyek wisata alam di Kabupaten Nganjuk.

Memang, diakui Gatot, even budaya seperti tradisi siraman sedudo tersebut sebenarnya cukup menarik dan bisa menjadi even wisata andalan di Kabupaten Nganjuk. Ini dikarenakan tradisi siraman sedudo yang digelar setiap bulan syuro tersebut dirasakan belum banyak dikenal oleh wisatawan mancanegara.

"Untuk itu, kami berharap dengan mengenalkan tradisi budaya siraman sedudo tersebut kepada para mahasiswa mancanegara yang kini sedang kuliah di Unair Surabaya akan bisa mengenalkan tradisi tersebut ke wisatawan asing, sehingga mereka berminat dan tertarik untuk datang ke obyek wisata alam air terjun sedudo," tutur Gatot.

Sementara itu, prosesi Siraman Sedudo sendiri digelar pada hari Sabtu (14/9/2019). Sejumlah kegiatan lain dalam penyelenggaraan tradisi siraman Sedudo bakal ditampilkan Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk untuk dapat menarik wisatawan berkunjung ke obyek wisata alam andalan tersebut.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved