Berita Surabaya

Sampai Sekarang Belum Penuhi Panggilan Polda Jatim, Veronica Koman Bakal Jadi DPO

Bersamaan dengan penetapan DPO juga akan dikeluarkan surat Red Notice terhadap Veronica Koman dan disebar ke 190 negara.

Sampai Sekarang Belum Penuhi Panggilan Polda Jatim, Veronica Koman Bakal Jadi DPO
SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan di depan Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (13/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polda Jatim terus mengejar tersangka tweet provokatif isu Papua, Veronica Koman, Jumat (13/9/2019).

Mengingat saat ini Veronica Koman tinggal bersama suaminya di Australia, Polda Jatim memberikan tenggat waktu agar mau kooperatif dengan proses pemanggilan polisi hingga Rabu (18/9/2019) pekan depan.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menuturkan, hari ini Jumat (13/9/2019), sebenarnya merupakan batas akhir penyerahan diri Veronica Koman ke Polri.

Mengingat keberadaan Veronica Koman masih di Australia, pihaknya memberi tambahan hingga lima hari ke depan.

"Namun kami ada batas 5 hari, sesuai dengan hasil koordinasi dengan Divhubinter. Tapi tanggal 18 September ini adalah batas akhir pada Veronica," katanya di depan Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (13/9/2019).

Jika hingga Rabu (18/9/2019) pekan depan, Veronica Koman belum juga memenuhi panggilan Polda Jatim. Luki menegaskan, pihaknya akan menetapkan nama Veronica Koman dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dan setelah itu kami akan melakukan proses pengiriman surat kepada kepolisian Australia untuk membawa Veronica ke KBRI atau kepada Kepolisian RI," ujarnya.

Dan bersamaan dengan penetapan DPO itu, lanjut Luki, pihaknya juga akan mengeluarkan surat Red Notice terhadap Veronica Koman.

"Kami mengirimkan Red Notice yang nanti dari pihak hubInter digelar di Perancis, karena harus memenuhi penetapan-penetapannya," jelasnya.

Jika sudah dipastikan, maka penetapan red notice tersangka Veronica Koman akan disebar ke 190 negara.

"Kalau memang sudah memenuhi maka akan disebar ke 190 negara," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved