Berita Madiun

Rezeki bagi Sebagian Petani di Kabupaten Madiun terkait Mengeringnya Waduk Dawuhan

Rezeki bagi sebagian petani di Kabupaten Madiun terkait mengeringnya Waduk Dawuhan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri.

Rezeki bagi Sebagian Petani di Kabupaten Madiun terkait Mengeringnya Waduk Dawuhan
surya.co.id/rahadian bagus
Semin (69) petani asal Dusun Dawuhan memanfaatkan lahan di Waduk Dawuhan yang kering untuk bertanam padi. 

SURYA.co.id|MADIUN - Debit air di Waduk Dawuhan, Dusun Dawuhan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menyusut. 

Saat ini, ketinggian air di pintu pengukur air menunjukan air di Waduk Dawuhan, tinggal sekitar 2,5 meter.

"Sudah sejak bulan tujuh, air mulai surut. Saat ini di pintu pengukur tinggal 2,5 meter," kata petugas jaga BBWS Bendungan Dawuhan, Sutono, saat ditemui, Jumat (13/9/2019) sore.

Ia menuturkan, sesuai petunjuk dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, apabila debit air sudah mencapai 2,5 meter, maka pintu air untuk kebutuhan pengairan sawah ditutup. Penutupan pintu air untuk pengairan sawah dilakukan mulai Rabu (11/9/2019) lalu.

"Batas minimalnya segitu, untuk menjaga konstruksi bendungan agar tidak rusak akibat kekeringan, maka pintu pengairan sawah ditutup," jelasnya.

Sementara itu, keringnya Waduk Dawuhan mendatangkan rezeki bagi sebagian petani setempat. Sebab, permukaan waduk yang kering bisa difungsikan sebagai lahan untuk ditanami padi.

"Kalau musim kemarau seperti sekarang ini bisa ditanami padi. Tapi kalau pas musim hujan nggak bisa, karena airnya naik," kata Semin (69), petani asal Dusun Dawuhan yang mengaku memiliki tika kotak sawah.

Dia menuturkan, saat ini ada sekitar tiga hektar lahan di Waduk Dawuhan yang dapat ditanami padi oleh petani desa setempat. Ada sekitar 50 petani yang tinggal di Dusun Dawuhan, yang memanfaatkan lahan kering di Waduk Dawuhan.

Untuk diketahui, Waduk Dawuhan ini memiliki luas 1.273 hektar. Waduk ini berfungsi sebagai irigasi sawah di sembilan desa di tiga ecamatan, yaitu Kecamatan Wonoasri, Kecamatan Balerejo, dan Madiun.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved