Berita Jember

Perangi Stunting, Pemkab Jember Gelar Rembuk Stunting

Faida mengatakan, Rembuk Stunting adalah salah satu dari 8 aksi konvergensi untuk penanganan bayi stunting di Kabupaten Jember.

Perangi Stunting, Pemkab Jember Gelar Rembuk Stunting
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Bupati Jember, Faida, saat memimpin pelaksanaan rembuk stunting, Jumat (13/9/2019) 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemkab Jember menggelar rembuk stunting di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Jumat (13/9/2019).

Rembuk stunting ini adalah ikhtiar Bupati Jember, Faida, untuk mengajak semua pihak memerangi stunting di Kabupaten Jember. 

Stunting adalah sebuah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

Faida mengatakan, Rembuk Stunting adalah salah satu dari 8 aksi konvergensi untuk penanganan bayi stunting di Kabupaten Jember.

Rembuk Stunting ini melibatkan pihak lintas elemen dan kelompok. Mereka yang terlibat antara lain pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa, kader kesehatan, juga kelompok masyarakat.

Delapan aksi konvergensi yang dilakukan di Kabupaten Jember adalah analisa situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan kepala daerah tentang peran desa, pembinaan kader pemberdayaan masyarakat (KPM), sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting dan review kinerja tahunan.

Dari data prevalensi stunting balita hasil riset kesehatan daerah (Riskesda) tahun 2018, Jember menempati urutan ke-8 kabupaten/kota se Jawa Timur tertinggi setelah Sampang, Pamekasan, Bangkalan, Ngawi, Trenggalek, Probolinggo dan Pasuruan.

Untuk itu Jember masuk dalam salah satu kabupaten yang ditetapkan sebagai sasaran pencegahan dan penanganan stunting melalui instruksi Mendagri no 440/1959/sj tahun 2018, untuk 10 desa pencegahan dan penanganan stunting.

Desa-desa tersebut adalah Ngampelrejo, Purwoasri, Glagahwero, Cangkring, Tempurejo, Jelbuk, Patempuran, Gambiran, Sukogidri dan Slateng.

Selain itu, untuk mendukung komitmen pemerintah pusat tersebut agar lebih tepat sasaran, ada Tim Pendamping Koordinator Propinsi Jawa Timur – Program Percepatan Pencegahan Stunting Kementerian Dalam Negeri yang melakukan pendampingan di Bappeda, Dinas Kesehatan dan OPD terkait di Kabupaten Jember yang telah berjalan pada awal Februari 2019 lalu.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved