Berita Blitar

Ini Dua Alternatif Pengaman Pengganti di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Jl Nias Kota Blitar

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar sedang mempersiapkan pengaman pengganti di perlintasan kereta api, Jl Nias, Kota Blitar.

Ini Dua Alternatif Pengaman Pengganti di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Jl Nias Kota Blitar
surya.co.id/samsul hadi
Petugas Dishub Kota Blitar memasang papan pemberitahuan yang mengimbau warga agar berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api, Jl Nias, Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar sedang mempersiapkan pengaman pengganti di perlintasan kereta api, Jl Nias, Kota Blitar.

Dishub menyiapkan dua alternatif pengaman pengganti di perlintasan itu.

"Sekarang masih kami bahas soal pengaman pengganti di perlintasan Jl Nias," kata Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono, Jumat (13/9/2019).

Priyo mengatakan dua alternatif pengaman pengganti di perlintasan Jl Nias, yaitu, berupa pemasangan palang perlintasan dan pengaturan kendaraan yang melintas di lokasi dengan sistem zig-zag.

"Dengan sistem zig-zag ini kendaraan melintas secara bergantian. Nanti akan kami pasang balok, tapi mobil tetap bisa lewat secara bergantian. Kalau pakai sistem ini nanti ada swadaya warga yang jaga di perlintasan," ujar Priyo.

Untuk pemasangan palang perlintasan, kata Priyo, butuh biaya lumayan besar.

Pemasangan palang perlintasan harus lengkap dengan alat early warning system (EWS).

Menurutnya, untuk pengadaan alat EWS saja biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 500 juta.

Sedangkan untuk pengadaan palang perlintasan, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 700 juta sampai Rp 800 juta.

"Kalau pasang palang perlintasan kami juga harus menyiapkan petugas di lokasi. Sesuai standar KAI, minimal menyiapkan empat petugas untuk jaga secara bergantian selama 24 jam," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved