Berita Tulungagung

Alasan Warga Tulungagung Protes Penutupan Paksa Dua Kandang Bebek Miliknya oleh Satpol PP

Anggota Satpol PP Kabupaten Tulungagung menggiring bebek keluar dari kandang milik Abu Talkah.

Alasan Warga Tulungagung Protes Penutupan Paksa Dua Kandang Bebek Miliknya oleh Satpol PP
surya.co.id/david yohanes
Anggota Satpol PP Kabupaten Tulungagung menggiring bebek keluar dari kandang. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Abu Talkah, pemilik peternakan bebek di Dusun Tanggul, Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki memrotes pengosongan kandang miliknya yang dilakukan Satpol PP Tulungagung.

Protes dilayangkan Abu saat proses pengosongan kandang ke-2, di RT1 RW1 Dusun Tanggul.

Sementara kandang yang di RT2 RW1 lokasi yang sama tidak dipermasalahkan.

"Izinnya kan berbeda. Kenapa kandang yang di sana juga dieksekusi?" protes Abu Talkah.

Apalagi, lanjutnya, kandang yang di sebelah timur ini menyatu dengan kandang sejenis milik warga lainnya.

Menurut Abu penutupan kandang miliknya janggal, karena kandang lain tidak turut ditutup.

Namun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memastikan, dua kandang ini ada di lokasi yang sama.

Pengosongan ke dua kandang pun dilanjutkan.

Dinas Peternakan Tulungagung yang diwakili Kabid Usaha Peternakan, Mahmilupita Handayani mengatakan, Abu Talkah memanipulasi perizinannya lewat OSS Kementerian Pertanian.

Izin online yang diajukan adalah jenis usaha mikro.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved