Berita Malang Raya

Yang Tersisa Dari Operasi Patuh Semeru 2019. Ribuan Orang Antre Ambil STNK di Kejari Kota Malang

Ribuan orang antre di Kejaksaan Negeri Kota Malang untuk mengambil barang bukti yang disita selama Operasi Semeru 2019.

Yang Tersisa Dari Operasi Patuh Semeru 2019. Ribuan Orang Antre Ambil STNK di Kejari Kota Malang
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
Ratusan warga yang terbukti melanggar dalam Operasi Patuh Semeru 2019 Polres Malang Kota antre membayar denda bukti pelanggaran (Tilang) di Kejaksaan Tinggi Negeri, Kota Malang, Kamis (12/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Ribuan orang antre di Kejaksaan Negeri Kota Malang untuk mengambil barang bukti hasil Operasi Semeru 2019.

Mereka berjubel di loket pengambilan barang bukti tilang dari pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Salah satu pengantre, Ratna Dewi mengatakan ia terjaring operasi Patuh Semeru 2019 saat melintas di Jalan Soekarno Hatta. Ratna adalah seorang mahasiswa asal Blitar.

"STNK kena sita. Pulang kuliah waktu itu terus ada operasi," cerita Ratna, Kamis (12/9/2019).

Ratna mengatakan datang ke Kejari Kota Malang pukul 09.00 WIB. Saat itu kata dia, antrean loket sudah penuh.

"Nggak tau ini kapan dipanggil," katanya.

Kasi Pidum Kejari Kota Malang, Wahyu Hidayatullah mengakui bahwa terjadi lonjakan antrean pengambilan barang bukti tilang. Dari catatan petugas, 1.500 barang bukti telah diserahkan kepada pemilik.

"Sekitar 1.500 barang bukti tadi yang sudah diambil," ucapnya.

Menurut Wahyu, barang bukti yang paling banyak disita adalah STNK dan SIM. Untuk besaran dendanya bervariasi dari Rp 75 ribu hingga Rp 120 ribu (kendaraan roda dua).

"Tergantung melanggar apa saja. Biasanya ya pelanggaran hanya satu, nggak punya SIM," kata Wahyu.

Bagi pemilik barang bukti yang melewatkan pengambilan hari ini, Kejari Kota Malang masih memberikan waktu hingga dua tahun ke depan.

"Kami kasih waktu dua tahun. Kalau masih belum diambil dan hilang, itu bukan tanggung jawab kami," ucapnya.

Berdasarkan data Satlantas Polres Malang Kota, 4.059 kendaraan roda dua, 168 roda empat dan 26 truk serta terjaring razia dalam Operasi Patuh Semeru 2019. Dari jumlah itu, 2893 STNK, 1278 SIM dan 73 kendaraan disita sebagai barang bukti.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved