Sudah 30 Persen Konsumen yang Lunas DP, Puri City Gandeng BTN Untuk Fasilitas KPA

Pengembang apartemen Puri City, PT Mahkota Berlian Cemerlang melakukan penandatanganan kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN)

Sudah 30 Persen Konsumen yang Lunas DP, Puri City Gandeng BTN Untuk Fasilitas KPA
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Direktur Marketing Puri City,Firdaus Fahmi (kanan) menjelaskan show unit apartemen Puri City pada Consumer Lending Unit Head BTN, Tenta Permadi (dua dari kiri) usai melakukan penandatanganan kerjasama di Marketing Galeri Surabaya, Rabu (11/9/2019). BTN siap membantu memberikan layanan perbankan bagi Pury City dalam bentuk kepemilika Apartemen dan Ruko Puri City melalui Kredit. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang apartemen Puri City, PT Mahkota Berlian Cemerlang melakukan penandatanganan kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN), Rabu (11/9/2019).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut untuk pemberian fasilitas pembiayaan bagi konsumen produk apartemen Puri City yang progres penjualannya sudah mencapai 80 persen dari total unit sebanyak 1.100 unit.

Direktur Sales and Marketing Puri City, Firdaus Fahmi mengatakan, saat ini dari 80 persen unit yang sudah dibeli konsumen, 30 persen konsumen sudah lunas dalam pembayaran uang muka (Down Payment/DP). "Dan proses selanjutnya oleh konsumen adalah pengajuan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen-red), untuk melanjutkan pembelian unitnya," kata Firdaus usai melakukan penandatanganan di kantor marketing galery Puri City, Surabaya.

Apartemen Puri City dikembangkan di kawasan Purimas, Gunung Anyar, Kota Surabaya diatas lahan seluas 2,3 hektar. Apartemen ini merupakan produk lahan "emas" dari pengembang yang sebelumnya mengembangkan landed house dengan nama Puri Mas tersebut.

Terdiri atas 11 lantai dengan jumlah unit 1.100 yang berbagi menjadi tiga tipe. Yaitu tipe studio, two bed room dan three bed room. Dilantai bawah disiapkan sebagai area komersial sebagai rumah toko atau shop house sebanyak 39 unit.

"Kami sebut lahan "emas" karena berada di tepat di akses jalan MERR (Medium East Ring Road) atau kelanjutan dari Jalan Ir Soekarno. Sehingga dekat kalau kemana-mana dan sudah ada halte bus Suroboyo," lanjut Firdaus.

Saat ini progres pembangunan sudah mencapai lantai ke 7 dan ditargetkan pada awal 2020 akan topping off, selanjutnya serah terima unit pada 2021. "Kami optimis akan sesuai target," tambah Wahyu Hartanto, Direktur Operasional Puri City.

Saat ini harga jual unit yang tersisa, mulai Rp 380 jutaaan per unit untuk unit terkecil atau di kisaran Rp 15 juta per meter persegi. Sementata saat pertama dilaunching pada 2015 lalu, harga masih di kisaran Rp 11 juta per meter persegi.

Sementara itu, dari Bank BTN, Tenta Permadi, Consumer Lending Unit Head Bank BTN Wilayah 3 (Surabaya Darmo), mengatakan, pihaknya melihat potensi yang besar dalam pembiayaan KPA di Puri City.

"Saat ini pasar apartemen memang booming di Surabaya. Kami juga punya program KPR Gaes! yang membidik Milenial untuk KPA," ungkap Tenta.

Karena itu, apartemen Puri City dianggap cukup menarik sebagai produk yang bisa ditawarkan melalui program KPR Gaes! tersebut. Yaitu jangka waktu hingga 20 tahun untuk apartemen dan suku bunga yang kompetitif.

"Karena masih baru, saat ini pengguna program KPR Gaes dari kalangan Milenial hanya sekitar 5 persen. Targetnya bisa lebih banyak lagi dengan menyesuaikan dengan produk dan kemampuan para Milenial ini," lanjut Tenta.

Saat ini suku bunga KPR dan KPA di BTN untuk karyawan dengan suku bunga sekitar 8 persen fixed selama dua tahun dan non karyawan 10 persen fixed selama satu tahun.

Terkait potensi konsumen KPA untuk produk Puri City, Tenta menyebutkan, potenisnya cukup besar, mengingat jumlah unit yang banyak. Nilai proyek apartemen ini sendiri menurut pengembang mencapai Rp 500 miliar. 

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved