Berita Surabaya

Salut, Bocah SD ini Rela Keliling Kampung demi Kenalkan Hidroponik 

Tim Hidroponik Sekolah (THS) SDN Kapasari VIII Surabaya saat mengenalkan hidroponik di Kampung Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Salut, Bocah SD ini Rela Keliling Kampung demi Kenalkan Hidroponik 
surya.co.id/nuraini faiq
Tim Hidroponik Sekolah (THS) SDN Kapasari VIII Surabaya saat mengenalkan hidroponik di Kampung Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Salut dengan apa yang dilakukan bocah SDN Kapasari VIII Surabaya. Melalui Tim Hidroponik Sekolah (THS), mereka rela blusukan ke kampung mengenalkan langsung budidaya tanaman tanpa perlu lahan dengan sistem hidroponik.

THS yang menamakan diri mereka Kademasa (Kapasari Delapan Surabaya) ini beberapa hari ini blusukan ke sejumlah kampung. Salah satunya ke Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal. 

 "Saya bawa rockwool sebagai media tanam hidroponik pengganti tanah. Ibu-ibu akhirnya tanya apa itu rockwool," ucap Kinanti, siswa Kedemasa yang juga ketua THS, Rabu (11/9/2019).

Tidak hanya membawa perkakas dan properti lain pendukung hidroponik. THS Kademasa ini juga membawa contoh hasil tanam sayur dengan sistem hidroponik. Warga di RT 07 RW 04 Sidomulyo Baru. 

Begitu melihat hasil tanam bayam, kangkung, dan tanaman sejenis melalui cara hidroponik yang Seger dan sehat, warga yang semuanya para ibu-ibu kampung itu makin antusias. Mereka ingin menanam hidroponik yang sama. 

"Lumayan tak perlu ke pasar beli sayur. Cukup metik sendiri Sudah dapat sayur segar dan cantik," kata Ketua RW 04 Nurul. 

Saat ini, THS Kademasa terus melakukan edukasi hidroponik. Selain membawa contoh sayuran juga menunjukkan cara menanam hidroponik. Sebab warga masih belum percaya bahwa hidroponik bisa dipanen. 

Guru pembina THS Kademasa Eny Murtiningtyas mengaku salut dengan murid Kademasa yang tak kenal takut lelah dan pemberani. Mendatangi kampung dan tampil Tegas.

"Tim kami berusaha mengenalkan kepada masyarakat bahwa semua bisa menanam hidroponik. Untuk hidroponik memang kini menjadi tren karena mudah dan menyehatkan," kata Eny. 

Saat ini sudah ada sejumlah kampung yang telah digandeng SDN Kapasari VIII. Ini merupakan  Lomba Hidroponik Sekolah tingkat Sekolah Dasar se Surabaya. Digelar Mulai 1 Agustus sampai 30 September 2019. 

"Kami akan dorong anak-anak melakukan edukasi kepada warga terkait hidroponik. Biar tidak sekolah saja yang hijau royo royo. Warga yang minat akan dibagikan ilmu menanam sistem hidroponik," kata Rini Winarsih Kepala SD Kalasan VIII.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved