Berita Tulungagung

Protes Pemblokiran Pupuk Bersubsidi, Petani Tanggunggunung Siap Geruduk Jakarta

Entah mengapa, pemblokiran hanya dilakukan di Tanggunggunung, sementara kecamatan lain tetap mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

Protes Pemblokiran Pupuk Bersubsidi, Petani Tanggunggunung Siap Geruduk Jakarta
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Petani di Kecamatan Tanggunggunung, kabupaten Tulungagung, menjemur jagung hasil panennya. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Para petani di kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung mulai resah karena pupuk bersubsidi menghilang.

Hilangnya pupuk bersubsidi ini disebabkan oleh pemblokiran penyaluran pupuk bersubsidi ke kecamatan ini, yang dilakukan pemerintah pusat.

Padahal saat ini lahan pertanian sudah siap ditanami, jika sewaktu-waktu hujan turun.

“Biasanya akhir bulan Agustus kami sudah siap pupuk. Begitu hujan turun, kami mulai menanam jagung,” ujar ketua Kelompok Tani Sido Makmur Desa Jengglungharjo, Sunarji.

Para petani pun mengancam akan melakukan aksi massa, menuntut pencabutan blokir pupuk bersubsidi.

Karena yang memblokir adalah pemerintah pusat, Sunarji dan kawan-kawan siap jika harus berangkat ke Jakarta.

Menurutnya, kehidupan petani gunung akan hancur jika tidak ada pupuk bersubsidi.

“Dengan pupuk bersubsidi saja untungnya minim, apalagi harus apalagi harus pakai pupuk nonsubsidi,” keluh Sunarji.

Masih menurut Sunarji, para petani tidak tahu alasan pemblokiran pupuk bersubsidi untuk mereka.

Apalagi pemblokiran hanya dilakukan di Tanggunggunung, sementara kecamatan lain tetap mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved