Berita Surabaya

Makanan Ringan Produksi PT USJ Terancam Ditarik, Selain Tak Berizin, ini Bahan Kandungannya

Sejumlah makanan ringan produksi PT Usaha Sehati (USJ) Jaya di Jalan Zamhuri itu terancam ditarik.

Makanan Ringan Produksi PT USJ Terancam Ditarik, Selain Tak Berizin, ini Bahan Kandungannya
surya.co.id/willy abraham
Kanitpidek Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan membawa contoh makanan ringan tak miliki izin edar yang disita, Selasa (10/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah makanan ringan produksi PT Usaha Sehati (USJ) Jaya di Jalan Zamhuri itu terancam ditarik. Selain tidak miliki izin edar, kandungan dalam makanan ringan anak-anak itu juga belum jelas.

Kanitpidek Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan mengatakan, pihaknya menyarankan untuk melakukan penarikan makanan ringan yang sudah telanjur beredar di masyarakat itu.

Kapan akan dilakukan penarikan ? Pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari BPOM. Apalagi makanan itu sudah didistribusi ke sejumlah toko.

"Penarikan nunggu BPOM biar lebih yakin makanan yang dimaksud berbahaya atu tidak. Seandainya tidak berbahayapun seharunya kan tidak boleh diedarkan karena izinnya belum keluar," ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Sejumlah saksi turut dipanggil untuk dimintai keterangan. Jika sebelumnya ada tiga orang yang dipanggil. Dalam waktu dekat akan ada saksi lain yang akan dipanggil.

"Ada dua orang lagi yang akan dipanggil," terangnya.

Selain itu pihaknya juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya terkait penemuan limbah di dalam pabrik tersebut.

Limbah berisi oli dan minyak bekas pakai itu jumlahnya cukup banyak tersimpan di dalam drum di area produksi.

Polisi dengan tiga balok di pundak itu menjelaskan, sebuah perusahaan seharusnya punya tempat pengelolaan limbah.

Nah, jika tidak ada, minimal memiliki tempat penampungan yang memadai. Letaknya tidak berada di dekat area produksi. Karena dikhawatirkan daoat mencemari.

"Apa sudah punya izin atau belum terkait limbah itu, juga kita dalami," terangnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved