Berita Ekonomi Bisnis

Lewat EJI 2019, Jatim Target Bidik Milenial Ikut Investasi di Berbagai Sektor Potensial

EJI 2019 juga sebagai Langkah awal untuk menjembatani investor pemerintah daerah/pengusaha untuk berinvestasi di Indonesia.

Lewat EJI 2019, Jatim Target Bidik Milenial Ikut Investasi di Berbagai Sektor Potensial
surya.co.id/sri handi lestari
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jatim, Aris Mukiyono (kiri) saat memberi sambutan pada soft opening EJI 2019 yang digelar pada Maret 2019 dan akan digelar mulai Kamis (12/9/2019) di Grand City Convex Surabaya. 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong investasi masuk di Jaw Timur (Jatim). Salah satunya melalui kegiatan East Java Investival (EJI) 2019 yang salah satu targetnya adalah membidik para Milenial untuk ikut melakukan investasi di berbagai sektor unggulan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jatim, Aris Mukiyono, menuturkan kegiatan East Java Investival yang dimulai Kamis (12/9/2019) itu akan menjadi ajang edukasi bagi kaum milenial.

”Jadi juga untuk menggerakkan minat investasi bergaya milenial, di mana sekarang start up dan franchise sedang menjamur,” kata Aris, Rabu (11/9/2019).

Perhelatan yang akan diselenggarakan pada 12-15 September 2019 itu berupaya mendorong investasi baru baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk masuk ke Jatim.

East Java Investival akan menampilkan berbagai peluang investasi unggulan di bidang infrastruktur, pertanian, perikanan, pariwisata, pertambangan dan sektor energi, dan berbagai sektor lain dari 38 kabupaten/kota di Jatim, serta kawasan ekonomi khusus (KEK) Singasari, Kabupaten Malang.

"Di samping itu akan dipamerkan juga peluang investasi dari BUMN, BUMD, sektor swasta , franchise, jasa perbankan dan keuangan, startup, dan travel market yang akan menarik minat investor dari Luar Jatim (PMA dan PMDN), maupun masyarakat umum untuk berinvestasi di setiap bidang yang di minati berdasarkan kemampuan yang di miliki," jelas Aris.

Acara ini akan menghadirkan para investor dan pelaku bisnis dari Indonesia dan luar negeri, untuk dapat bekerjasama dalam berbagai bidang investasi.

Para peserta akan bertemu clan mendapatkan informasi langsung realisasi investasi dari otoritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tentang peluang bisnis yang akan mereka invstasikan.

Oleh karena mendorong milenial berinvestasi, maka peserta pameran yang akan berpartisipasi salah satunya untuk jenis usaha skala kecil dan menengah. Misalnya franchise di bidang makanan dan minuman hingga pendidikan.

‘’Nah, dengan franchise ini selain buka usaha, juga bisa mendidik para pelaku usaha baru. Jadi dengan modal yang tidak besar, mereka sudah bisa membuka usaha sendiri,” jelas Aris.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved