Japfa Comfeed Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Pakan Ternak ke Timor Leste

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk atau Japfa, menggelar pelepasan ekspor pakan ternak perdananya he Republik Demokratik Timor Leste (RDTL)

Japfa Comfeed Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Pakan Ternak ke Timor Leste
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa bersama Bupati Sidoarjo H Saiful Illah saat melepaskan ekspor perdana pakan ternak produk Japfa sebanyak 40 ton di pabrik Buduran, Sidoarjo, Kamis (12/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk atau Japfa, menggelar pelepasan ekspor pakan ternak perdananya he Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Kamis (12/9/2019).

Pada acara yang digelar di pabrik Japfa Comfeed Buduran, Sidoarjo itu, tercatat ada 40 ton ternak dari total proyeksi sebesar 1.000 ton sampai akhir tahun.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa menyampaikan, pelepasan ekspor pakan ternak perdana ini merupakan bentuk perluasan pasar ke pasar internasional.

"Sesuai dengan komitmen kami untuk mendukung pemerintah dalam upaya mendongkrak pendapatan devisa negara melalui akselerasi volume komoditi ekspor," kata Rachmat.

RDTL merupakan negara tetangga yang sangat dekat dengan Indonesia secara historis dan geografis.

Perbatasan darat antara RDTL dan Indonesia, menjadi salah satu faktor yang memperlancar terjadinya hubungan perdagangan antara kedua negara.

Dalam upaya terus membangun kerjasama kedua negara, Indonesia diminta untuk mendukung sektor pertemakan RDTL dengan sejumlah pennintaan pasar, dimana lokasi tujuan pertama ekspor kali ini yaitu ke Happy Farm, RDTL

"Pelepasan ekspor perdana ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai bentuk pecapaian yang baik dalam pengakuan standar kualitas dan mutu pakan ternak Japfa, dimana untuk dapat menjadi pengekspor pakan temak hams melewati serangkaian uji teknis dan klinis bersertifikasi internasional," jelas Rachmat.

Rangkaian acara pelepasan ini juga dilengkapi dengan penyerahan Health Certificate (HC) dari Badan Karantina Pertanian Kementerian Republik Indonesia. Penerbitan tentunya melalui proses yang telah terstandarisasi, dimulai dan tahapan penilaian sarana produksi, pengambilan sampel hingga pengujian sampel tersebut.

Menilik ke belakang, kesempatan kerjasama di bidang petemakan dan kesehatan hewan antara Indonesia dengan Timor Leste memang telah terialin sejak ditandatangainya Technical Agreement yang ditandatangani Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan antara kedua negara tanggal 19 April 2018 lalu.

Menindaklanjuti hal tersebut, maka secara Perdana Japfa akan Iepaskan ekpor pakan ternak ayam, yang dalam waktu dekat juga akan disusul dengan mengekspor anak ayam umur sehari (DOC/Day Old Chicken) broiler dan layer, karkas ayam broiler, dan produk olahan. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menjaga kualitas semua produknya agar dapat terus bersaing dalam pasar intemasional.

”Kami akan terus berupaya mendukung pemerintah dalam menjawab permintaan pasar internasional, dan kami sangat berterimakasih kepada Kementrian Pertanian Indonesia dan juga Dinas Perindustrian yang telah membukakan peluang bagi Japfa memasuki pasar internasional," ungkap Rachmat.

Sementara itu, dalam seremonial pelepasan ekspor hadir juga Bupati Sidoarjo, H Saiful Illah. "Kami mendukung baik upaya dari Japfa ini. Apalagi diberangkatkan dari pabrik yang ada di wilayah Sidoarjo. Semoga ada kelanjutan," ungkap Saiful Ilah. 

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved