Berita Madiun

Halangi Pembangunan Drainase, Puluhan Pohon Penghasil Oksigen di Kota Madiun Terpaksa Ditebang

Pemerintah Kota Madiun melakukan perbaikan saluran drainase di 40 titik di wilayah Kota Madiun.

Halangi Pembangunan Drainase, Puluhan Pohon Penghasil Oksigen di Kota Madiun Terpaksa Ditebang
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Petugas sedang memotong pohon di Jalan Soekarno Hatta Kota Madiun karena menghalangi pembangunan drainase. 

SURYA.co.id | MADIUN - Pemerintah Kota Madiun melakukan perbaikan saluran drainase di 40 titik di wilayah Kota Madiun.

Dalam perbaikan saluran air ini, sejumlah pohon terpaksa ditebang, karena pohon dan akarnya berada di lokasi pemasangan box culvert.

Pantauan di lokasi, Rabu (11/9/2019) pagi, tampak sejumlah pekerja memotong belasan tanaman penghasil oksigen di sepanjang Jalan Soekarno Hatta menggunakan gergaji mesin.
Pohon penyejuk kota yang ditebang kemudian dipotong-potong lalu diangkut menggunakan truk.

Seperti diketahui, beragam jenis pohon yang ditanam di pinggir jalan itu, memiliki banyak fungsi.

Selain penghasil oksigen, pohon juga meredam kebisingan suara kendaraan, menahan panas matahari, penahan benturan, dan memperindah lingkungan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, ketika dikonfirmasi menuturkan, penebangan pohon terpaksa dilakukan.

Meski demikian, pihak PU selaku pelaksana proyek berusaha sebisa mungkin menghindari penebangan pohon.

"Itu kan untuk pelebaran saluran air. Otomatis harua dipotong. Kalau bisa ya kami hindari. Kalau ada yang bisa kita selamatkan, kita puter ya kita tanam di RTH," kata Soeko, ketika dikonfirmasi, Kamis (12/9/2019).

Dia mengatakan, batang pohon yang ditebang selanjutnya akan dibawa ke TPU Pace Keras, JL Makam Tentara, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Batang pohon yang sudah rapuh akan dihancurkan.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved