Berita Surabaya

Tak Hanya Restoran, Pemkot Surabaya Juga Wajibkan Warung Bayar Pajak 10 Persen

BPKPD Kota Surabaya mengingatkan, bukan hanya restoran besar yang dikenakan pajak, tetapi juga usaha kecil lainnya seperti kantin dan warung.

Tak Hanya Restoran, Pemkot Surabaya Juga Wajibkan Warung Bayar Pajak 10 Persen
SURYA.co.id/Sugiharto
Pengunjung menikmati makanan di setra kuliner yang berada Dharmahusada, Surabaya. 

BPKPD sementara mendata warung yang omzetnya mencapai Rp 15 juta, karena warung itu yang nantinya dikenakan pajak 10 persen.

Untuk usaha yang omzetnya di bawah Rp 15 juta, berbeda lagi hitungan pajaknya.

"Kami memang belum selesai 100 persen terkait pendataan ini. Tetap berjalan, kita datangi kita data, bagi yang belum kita daftarkan kita beri nomor pokok wajib pajak. Tinggal mereka melakukan pelaporan dan pembayaran pajak," ujarnya.

Untuk mempermudah aktivitas yang berkaitan dengan pajak, Yusron menyebut pihaknya tengah mengembangkan aplikasi yang memudahkan pendaftaran nomor pokok wajib pajak dan pelaporan.

"Penerimaan pajak daerah, capaian target sampai saat ini sudah 70 persen. Dari target total 4 triliun, saat ini sudah 2,8 triliun. Ada 9 jenis pajak, ini merata. PBB sudah 100 persen," tambahnya.

Potensi restoran akan dimaksimalkan karena jumlahnya cukup signifikan jika dibandingkan dengan hotel.

BPKPD terus dorong pengusaha restoran supaya dengan kesadaran sendiri segera mendaftar wajib pajak.

Penulis: Delya Octovie
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved