Berita Surabaya

Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Jatim, Tuntut Dewan Kawal Revisi UU KPK

Ratusan peserta aksi dari lintas universitas di Jawa Timur itu meminta DPRD Jatim mengawal revisi UU KPK

SURYA.co.id | SURABAYA - Aliansi Mahasiswa Jawa Timur berunjuk rasa di DPRD Jawa Timur, Rabu (11/9/2019). Di dalam tuntutannya, para mahasiswa meminta DPRD Jatim mengawal revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB diikuti ratusan peserta dari lintas universitas di Jawa Timur.

Para perserta aksi juga membentangkan berbagai spanduk, di antaranya bertuliskan "Kami Percaya Pansel KPK," "Mendukung Revisi UU KPK", hingga "Mendorong Revisi UU KPK yang Lebih Kuat dan Berintegritas".

Sementara, koordinator aksi, Satria Wahab memberikan orasi dari atas mobil membacakan 12 sikap peserta aksi.

"Revisi UU KPK bukan untuk melemahkan, namun justru menguatkan KPK," tegas Satria menggunakan pengeras suara.

"KPK bukan LSM, bukan malaikat, KPK jangan sampai kebal hukum. Revisi UU KPK mengakomodir semangat pencegahan, koordinasi dan kerjasama antar lembaga penegak hukum tindak pidana korupsi," lanjutnya kembali.

Pihaknya mendorong DPRD Jatim ikut menyampaikan aspirasi dari Jatim.

"Sebagai kepanjangan partai di daerah, kami mendorong dewan bisa ikut ambil bagian mendorong revisi ini," tegasnya.

Usai menyampaikan orasi sekitar 30 menit, 10 perwakilan aksi lantas diterima Anggota DPRD Jatim.

Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Martin Hamonangan memberikan tempat untuk audiensi di salah satu ruangan dewan.

DPRD Jatim merupakan titik lanjutan aksi para mahasiswa. Di hari sebelumnya, para mahasiswa juga menggelar aksi yang sama di Gedung Negara Grahadi dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved