Berita Pasuruan

Pria Ini Menangis saat Sepeda Motornya yang Dicuri Dikembalikan Satreskrim Polres Pasuruan

Sepeda motor yang baru dikreditnya selama 11 bulan ini hilang saat ditinggal bekerja.

Pria Ini Menangis saat Sepeda Motornya yang Dicuri Dikembalikan Satreskrim Polres Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Jamaali saat sepeda motor Honda Beat Nopol N 4279 XV warna hitam miliknya dikembalikan anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Rabu (11/9/2019) pagi. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Jamaali langsung menangis begitu melihat sepeda motor Honda Beat Nopol N 4279 XV warna hitam miliknya dikembalikan anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Rabu (11/9/2019) pagi.

Sepeda motornya ini hilang seminggu yang lalu. Sepeda motor yang baru dikreditnya selama 11 bulan ini hilang saat ditinggal bekerja.

Jamaali merupakan buruh bangunan proyek perumahan. Padahal, sepeda motor itu digunakannya untuk mencari uang.

"Saya tidak tahu kapan kejadiannya dan jam berapa pastinya. Yang saya tahu, jam 12 siang, waktu saya istirahat makan siang, sepeda motor saya sudah tidak ada di parkiran," katanya saat ditemui Surya.

Ia mengaku sangat bersyukur karena sepeda motor satu-satunya miliknya ini berhasil ditemukan kembali.

Menurutnya, sepeda motornya ini setiap hari digunakan bekerja, aktivitas mengantar anaknya sekolah dan sejenisnya.

"Bersyukur bisa kembali. Terima kasih pak polisi. Sepeda motor ini jantung saya. Saya sudah patah semangat sejak sepeda motor ini hilang. Kemarin seminggu saya bekerja jalan kaki dan terkadang bareng teman. Sekali lagi saya bersyukur dan berterima kasih," katanya.

Fery Yulianto mengaku sangat senang begitu ada kabar untuk ke Polres mengambil sepeda.

Pria yang bekerja di staf RSUD Kota Probolinggo ini mengatakan sepedanya hilang saat diparkir di rumahya.

"Hilangnya jam 2 pagi di dalam rumah. Jadi pencuri masuk ke dalam rumah. Sepeda motor saya diambil. Ya sempat kecewa dan sedih , tapi allhamdulillah ada kabar sepeda motor saya kembali. Saya senang," katanya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno mengatakan, ada 14 motor yang berhasil diamankan dalam penggerebekan di Plososari.

Ceritanya, anggotanya mendengar ada buronan curanmor dan begal yang tinggal di Plososari.

Buronan ini merupakan buronan kelas kakap. Saat beraksi, mereka selalu membawa celurit, pedang dan bondet.

Mendengar informasi itu, pihaknya langsung menggerebek tempat itu. Sayangnya, saat digerebek semuanya sudah melarikan diri.

"Kami hanya temukan belasan sepeda motor ini. Makanya kami amankan dan hari ini kami kembalikan ke pemiliknya. Kami akan terus buru buronan ini. Kam berharap ada bantuan dan keterlibatan masyarakat untuk mengungkap kasus ini. Misal ada informasi, kami dikabarin," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved