Berita Sidoarjo

PKS Sidoarjo Sendirian Jadi Oposisi, Aditya Nindyatman: Oposisi Dibutuhkan dalam Demokrasi

PKS sendirian menjadi oposisi di DPRD Sidoarjo, fraksi lainnya membentuk koalisi untuk mendukung Pemkab Sidoarjo

PKS Sidoarjo Sendirian Jadi Oposisi, Aditya Nindyatman: Oposisi Dibutuhkan dalam Demokrasi
istimewa/dok pribadi
Sekretaris Fraksi PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Fraksi-fraksi yang sebelumnya menjadi oposisi di DPRD Sidoarjo sepertinya sudah mulai berkoalisi dengan fraksi pendukung pemerintah. Hanya Fraksi PKS yang kabarnya tertinggal sendirian dan menjadi oposisi.

Itu lantaran PKS terus getol melawan kebijakan Pemkab Sidoarjo, seperti sistem KPBU untuk pembangunan RSUD Sidoarjo Barat, menolak pembangunan gedung terpadu, dan sebagainya.

"Tidak apa-apa kami sendirian atau ditinggal. Kami sudah menggelar rapat, dan siap untuk tetap berada di luar koalisi alias jadi oposisi," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman, Rabu (11/9/3019).

Menurutnya, dalam sistem demokrasi tetap dibutuhkan oposisi.

Fungsinya memberikan kritikan yang membangun dan sebagai penyeimbang.

Karena pemerintah juga tetap butuh masukan agar pembangunan tepat sasaran.

"Oposisi tetap dibutuhkan. Kritik dan sebagainya agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran," sambungnya.

Sementara itu PKB sebagai penguasa kursi terbanyak di dewan terus menjalin komunikasi dengan partai-partai lain sejak beberapa waktu terakhir.

Banyak yang menduga langkah ini dilakukan untuk membangun koalisi besar guna mendukung kebijakan Pemkab Sidoarjo.

Dalam beberapa kesempatan, Usman selaku pimpinan sementara DPRD Sidoarjo menyampaikan bahwa seluruh fraksi di dewan bakal berjalan berdampingan dengan mengedepankan prinsip kebersamaan.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved