Sambang Kampung

Manfaatkan IPAL, Warga Kampung Sidoyoso Wetan Siram Tanaman dari Air Sungai

Untuk menyiram tanaman, warga RT 04/RW 13 Sidoyoso Wetan, Surabaya, memanfaatkan air sungai yang mengucur dari IPAL.

Manfaatkan IPAL, Warga Kampung Sidoyoso Wetan Siram Tanaman dari Air Sungai
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Warga Sidoyoso Wetan Surabaya menyiram tanaman menggunakan air dari IPAL. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk menyiram tanaman, warga RT 04/RW 13 Sidoyoso Wetan, Surabaya, memanfaatkan air sungai yang mengucur dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mereka rancang sendiri.

Namun, dalam pembuatannya, IPAL tidak dibuat oleh warga. Melainkan dibuat oleh ahli yang telah berhasil membuat IPAL di wilayah lain. Namun, segala bahan telah siapkan warga RT 04/RW 13 Kampung Sidoyoso Wetan

"Kami ingin berinovasi dan memanfaatkan air sungai untuk menyiram tanaman. Akhrinya ya disediakan IPAL itu," ungkap ketua RT 04/RW 13 Kampung Sidoyoso Wetan, Yatiyem.

Yatiyem pun mendemonstrasikan cara memanfaatkan IPAL tersebut. Awal mulanya, ia mengambil selang terlebih dahulu kemudian dikaitkan dengan selang yang telat menancap pada kran. Kran diputar, air pun keluar dan siap untuk menyirami tanaman.

"Kalau buat siram-siram tanaman saya selalu pakai IPAL. Air sungai yang kotor menjadi lebih jernih," ungkap sambil menyiram tanaman di depan rumahnya.

IPAL tersebut, ungkap kader lingkungan RT 04/RW 13 Sidoyoso Wetan sekaligus fasilitator Kelurahan Simokerto, telah ada sejak 2015 dengan tinggi sekitar satu meter.

"IPAL-nya terdir dari pipa besar dan pipa kecil. Untuk pipa besar (berfungsi untuk menyaring) terdiri dari serabut ijuk, batu solois, dan karbon aktif. Juga ada selang dan keran air," ungkap Mujiatiningsih.

Ke depannya, Yatiyem dan Mujiatiningsih berharap IPAL dapat dikembangkan lagi sehingga bisa lebih dimanfaatkan oleh warga.

"Kalau bisa, nanti satu RT tiga IPAL. Jadi kalau mau mmanfaatkan ya tidak terlalu jauh. Semoga nanti terwujud," ungkap Mujiatiningsih.

Jalankan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik, Kampung Sidoyoso Wetan Bebas DBD

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved