4 Fakta Perhatian Wali Kota Surabaya Terhadap Permasalahan Kenakalan Remaja di Surabaya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berusaha melakukan pendekatan yang lebih dalam, untuk bisa 'menyentuh' anak-anak Surabaya. Terlebih mereka yang...

4 Fakta Perhatian Wali Kota Surabaya Terhadap Permasalahan Kenakalan Remaja di Surabaya
surya.co.id/nuraini faiq
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memeluk hangat seorang pelajar SMP yang terjerumus narkoba dalam pertemuan Walikota dengan sejumlah anak yang tersandung berbagai masalah di Kediaman Wali Kota, Selasa (10/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perhatian Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya terhadap anak-anak tak hanya terbatas pada program pendidikan dan fasilitas kota.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berusaha melakukan pendekatan yang lebih dalam, untuk bisa 'menyentuh' anak-anak Surabaya. Terlebih mereka yang terjerumus pergaulan yang salah.

Wali Kota Risma berupaya menyelamatkan masa depan anak-anak Surabaya sampai ke akar permasalahannya.

Berikut 4 fakta perhatian Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini terhadap permasalahan kenakalan remaja di Surabaya ;

1. Mengundang ke Rumah Dinas Wali Kota

Perhatian pertama yang diberikan pemkot Surabaya kepada anak-anak adalah mengundang mereka ke rumah Dinas Wali Kota Surabaya. Anak-anak dijamu makan siang, sebelum memasuki sesi motivasi.

Pada momen ini hadir juga sejumlah staf Pemkot Surabaya yang tugasnya bersinggungan dengan permasalahan anak-anak. Seperti Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPB Linmas.

Begini Wejangan Wali Kota Risma untuk Lindungi Anak-anak Surabaya dari Kenakalan Remaja

2. Memberikan Contoh Anak Surabaya yang Sukses

Selain mengundang anak-anak 'bermasalah', Wali Kota Risma juga mengundang anak-anak Surabaya yang dulunya juga 'bermasalah' namun kini sukses menempuh pendidikan karena mendapatkan beasiswa dari Pemkot Surabaya.

Anak-anak itu memiliki berbagai latarbelakang seperti pramugari, mahasiswa lulusan terbaik universitas, siswa penerbangan, dan masih banyak lainnya.

Wali kota Risma mengaku ini salah satu cara agar anak-anak yang terjerumus masalah itu kembali bangkit dan melihat kesempatan yang sama.

Ajak Noviana Wisudawan Terbaik Unair, Wali Kota Risma Motivasi Puluhan Anak

3. Memberikan Dukungan

Wali kota perempuan pertama di surabaya ini juga tak segan untuk memberikan dukungan seperti memeluk anak-anak yang terkena masalah.

Hal ini terlihat saat wali Kota Risma mengundang anak-anak yang terjaring razia polisi dan kedapatan terjerumus minuman keras, tawuran dan kriminal lainnya.

Wali kota Risma yang berempati kepada anak-anak ini kemudian memeluk salah satu di antara mereka.

"Kamu kenapa Nak. Aku yakin melihat wajahmu, kamu bukan anak nakal. Kenapa ikut pesta miras. Janji ke Ibu ya. Kalau ketahuan minta diapakan?" ucap Risma sebelum memeluk pelajar berinisial I d rumah Dinas Wali Kota Risma, Selasa (10/9/2019).

Risma mengungkapkan tak segan memberikan dukungan, karena merasa sudah menganggap mereka sebagai anak-anak sendiri.

Mengharukan Walikota Peluk Siswa SMP Kecanduan Miras, Risma:Kalau Terlibat Miras Lagi Minta Diapakan

4. Memberikan Bantuan Kepada Keluarga

Wali Kota Risma menyampaikan bahwa dia percaya permasalahan yang terjadi pada anak pasti bermula dari lingkungan keluarga. Entah itu faktor ekonomi atau faktor keharmonisan keluarga.

Jika faktor ekonomi, Pemkot tak segan-segan memberikan bantuan kepada keluarga anak 'bermasalah' tersebut. Memberikan pekerjaan, memindahkan mereka ke rusun jika tidak memiliki tempat tinggal, dan bantuan permakanan.

Cara Pemkot Surabaya agar Anak Tak Putus Sekolah, YS Remaja Perempuan Terjaring Razia Tempati Rusun

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved