Pelatih PSS Sleman U-20 Diuntungkan Kondisi Lapangan Saat Tahan Imbang Persebaya U-20

"Persebaya tidak bermain dengan bagus. Saya pikir mereka menderita dengan kondisi lapangan," kata Guntur Cahyo, pelatih PSS U-20

Pelatih PSS Sleman U-20 Diuntungkan Kondisi Lapangan Saat Tahan Imbang Persebaya U-20
kolase Instagram @officialpersebaya dan @pssleman
Persebaya vs PSS Sleman 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

SURYA.co.id | SURABAYA - PSS Sleman U-20 berhasil menahan imbang tuan rumah Persebaya U-20 dengan skor 1-1 di Stadion Jala Krida Bumimoro, Selasa (10/9/2019).

Dalam laga perdana grup x babak 8 besar itu Persebaya U-20 unggul lebih dulu dari gol Denny Agus (69), lalu PSS Sleman mencetak gol membalas dari Nasrul Hidayat (83).

Pelatih PSS U-20, Guntur Cahyo menilai Persebaya gagal menunjukan peforma terbaiknya karena buruknya lapangan Jala Krida Bumimoro.

 "Persebaya tidak bermain dengan bagus. Saya pikir mereka menderita dengan kondisi lapangan. Sehingga mereka lakukan adaptasi permainan yang beda dari biasanya," jelas Guntur, Selasa (10/9/2019).

Alhasil Guntur menyebut bisa dengan mudah meredam agresivitas tuan rumah yang sepanjang laga mengandalkan umpan panjang.

"Jujur itu memudahkan kami karena akhirnya antisipasi long pass dan direct play mereka sedikit memudahkan kami," imbuh pelatih PSS Sleman U-20 itu.

Pelatih Persebaya U-20, Uston Nawawi juga mengeluhkan kondisi lapangan. Sehingga ia berharap pada laga kedua bisa bermain di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo.

Pada laga kedua grup x itu Persebaya U-20 akan menjamu Persela Lamongan (15/9/2019) setelah itu menjamu Bhayangkara FC (18/9/2019).

"Ya faktor lapangan menang membuat main kita kurang bagus, makanya di dua laga kandang setelah ini kita akan main di Jenggolo," ujar Uston.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved