Berita Magetan

Pelajar SMP Tusuk Sahabatnya Sendiri Hingga Berdarah-darah & Terpaksa Dilarikan ke RS

Diduga karena tersinggung saat bercanda di kelas, seorang pelajar SMP di Magetan menusuk sahabatnya sendiri hingga berdarah-darah.

Pelajar SMP Tusuk Sahabatnya Sendiri Hingga Berdarah-darah & Terpaksa Dilarikan ke RS
deccanchronicle com
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MAGETAN - Seorang pelajar sebuah SMP Negeri di kabupaten Magetan, menusuk sahabat karibnya sendiri, Selasa (10/9/2019).

Akibat hal itu, korban kini harus mendapat perawatan intensif di IRD dr Sayidiman, kabupaten Magetan. 

Polisi menduga, kejadian ini terjadi karena pelaku yang berinisial AI, 14 tahun, merasa tersinggung saat bergurau di kelas. 

"Masalah yang memicu sampai terjadi aksi kekerasan itu, persisnya saya tidak tahu. Tapi informasinya, karena pelaku tersinggung saat bergurau dengan korban,"kata teman sekolah keduanya kepada Surya, Selasa (10/9).

Meski ketersinggungan itu terjadi di dalam kelas, namun penusukan itu sendiri terjadi saat keduanya pulang sekolah bersama-sama. 

Di perjalanan, AI menusuk sahabatnya tersebut. Hanya saja, belum diketahui dengan senjata apakah hal itu dilakukan. 

"Kalau saya tahunya setelah sekolahan pulang, di Gang Masjid banyak anak anak. Setelah tanya tanya, ternyata ada penusukan itu,"jelasnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, akibat penusukan itu, korban mengalami luka tusuk di siku dan pinggang. 

"Saya juga tidak menyangka kalau dua sahabat ini sampai segitunya. Padahal kedua sahabat ini keluarganya juga saling kenal, karena pelaku sering menginap di rumah korban. Begitu sebaliknya, korban juga sering menginap di rumah pelaku,"katanya.

Mendapat informasi ini, anggota kepolisian Resor Magetan langsung mendatangi IRD dr Sayidiman, Magetan untuk, mengorek informasi dari saksi-saksi, korban dan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Sukatni yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tindak penganiayaan yang pelaku maupun korbannya anak-anak di bawah umur itu.

"Kami belum banyak tahu kasus ini, kami masih melakukan penyelidikan. Tapi kasus yang kami dapatkan itu benar. Ada korban yang sudah mendapat tindakan medis,"kata AKP Sukatni, seraya mengatakan, dalam kasus ini pelaku tidak ditahan karena pelaku masih dibawah umur.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved