Berita Mojokerto

Kirab Agung Bumi Nuswantara 1953 Saka Tahun 2019, Semangat Majapahit Menuju Kemenangan

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, bersama para pejabat Forkopimda dalam acara Kirab Agung Bumi Nuswantara.

Kirab Agung Bumi Nuswantara 1953 Saka Tahun 2019, Semangat Majapahit Menuju Kemenangan
foto: istimewa/humas pemkab mojokerto
KIRAB AGUNG - Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, bersama para pejabat Forkopimda dalam acara Kirab Agung Bumi Nuswantara, di halaman Pendopo Agung Trowulan, Selasa (10/9/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kirab Agung Bumi Nuswantara menandai puncak rangkaian kegiatan Ruwat Agung Bumi Nuswantara 1953 Saka Tahun 2019 di halaman Pendopo Agung Trowulan, Selasa (10/9) siang.

Kirab yang diselenggarakan Disparpora Kabupaten Mojokerto ini diikuti ratusan peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, terdiri pelajar SMA, MA, Paskibraka, komunitas binaraga, komunitas Trawas Trashion Carnival, dengan dihadiri Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Forkopimda, dan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk mempertahankan tradisi, dalam kirab juga dilakukan prosesi penyerahan pusaka Pataka Majapahit (lambang Majapahit) kepada Wabup Pungkasiadi, disusul tiga pusaka lainnya yakni umbul-umbul Gulo Klopo (Sang Saka Merah Putih) kepada Dandim 0815 Letkol Kav Hermawan Weharima, Tombak Samudra kepada Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Hariyatno, serta Payung Gringsing kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Rudy Hartono.

“Ini usaha kita untuk menjaga tradisi, dengan uri-uri budaya. Terutama untuk kaum milenial. Tema tahun ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap kebesaran Majapahit dan seluruh leluhur. The Spirit of Majapahit merupakan semangat dari sebuah nilai dan niat keluhuran yang agung,” kata Wabup Pungkasiadi dalam sambutannya.

Event rutin yang tahun ini mengusung tema “The Spirit of Majapahit to Victory” atau “Semangat Majapahit Menuju Kemenangan” sukses dilaksanakan sejak 7 September. Dimulai dari Festival Macapat, dan percampuran tujuh sumber mata air (sapta tirta) untuk keperluan ruwat massal Sukerto.

Ruwat massal Sukerto digelar pada Minggu (8/9) pagi, diilanjutkan acara Mangesti Suro dan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Sesaji Rojo Suyo” oleh dalang Ki Purnawan pada malamnya.

Hadir bersama rombongan Wabup pada kirab ini antara lain Sekdakab Herry Suwito, Asisten, Staf Ahli, OPD, juga hadir Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria. (fae/*)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved