Berita Tulungagung

Hanya 14.000 Nama yang Lolos Verifikasi Penerima Bantuan Iuran Daerah JKN-KIS di Tulungagung

Untuk memenuhi sisa kekurangan kuota, Dinsos mengajukan sekitar 45.000 nama untuk verifikasi BPJS Kesehatan.

Hanya 14.000 Nama yang Lolos Verifikasi Penerima Bantuan Iuran Daerah JKN-KIS di Tulungagung
surya.co.id/david yohannes
Masyarakat antre di loket BPJS Kesehatan di RSUD dr Iskak Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Data Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) JKN KIS yang diajukan pihak desa secara kolektif banyak yang tidak valid.

Akibatnya banyak nama yang diajukan dicoret, karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Kabid Perlindungan Sosial, Dinsos KBPPPA Tulungagung, Muyoto mengungkapkan, kuota PBID Tulungagung mencapai 65.885 orang.

Yang sudah terisi dari data lama sebanyak 17.317 orang.

Untuk memenuhi sisa kekurangan kuota, Dinsos mengajukan sekitar 45.000 nama untuk verifikasi BPJS Kesehatan.

"Ada 17 desa yang mengirim data ke kami tahap 1 dan tahap 2, sehingga terkumpul 45.000," terang Muyoto.

Namun dari 45.000 nama yang diajukan Agustus 2019 ini, hanya 14.000 yang dinyatakan lolos oleh BPJS Kesehatan.

Penyebab utama banyak data yang tidak lolos, karena data yang diajukan pihak desa banyak yang tidak valid.

Misalnya data tidak sesuai dengan yang di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), tidak terdata di Dispendukcapil, format NIK tidak sesuai dan NIK sudah terdaftar.

"Karena terlalu banyak yang dicoret, PR kami mencari 33.000 nama untuk memenuhi sisa kuota," sambung Muyoto.

Dinsos berupaya memenuhi sisa kuota, untuk menjaring warga yang memerlukan subsidi iuran BPJS Kesehatan ini.

Berkaca kasus sebelumnya, Dinsos akan melakukan verifikasi ulang pada setiap data yang diajukan pemerintah desa.

Salah satunya dengan melakukan cek data dengan data dari Dispendukcapil.

"Sehingga masalah data kependudukan, format NIK dan segala macam tidak ada lagi," pungkasnya.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved