Press Release

Gandeng Satu Atap.Co Work and Food Station, KIG Ekspansi ke Bisnis Co-Working Space

“Usaha yang kami kembangkan ini pertama kali ada di Gresik dan belum banyak yang memanfaatkan,” imbuhnya.

Gandeng Satu Atap.Co Work and Food Station, KIG Ekspansi ke Bisnis Co-Working Space
ist
Grand Opening Tiga Titik Space dan Pusat Kuliner KIG 

SURYA.co.id | GRESIK - Pengembang penyedia lahan industri, PT Kawasan Industri Gresik (KIG), melakukan ekspansi ke bisnis co-working space. 

Anak usaha PT Semen Indonesia (persero) Tbk dan PT Petrokimia Gresik itu menyiapkan investas sebesar Rp500 juta guna mendukung bisnis co-working.

Dirut PT KIG, Setyo Nugroho Haribowo mengatakan, alasan utama memasuki bisnis coworking ini adalah untuk men-utilisasi asetnya agar bisa bermanfaat, tidak nganggur. 

“Co-working space yang kami kembangkan ini ada 300 meter persegi yang ditawarkan ke konsumen. Meliputi ruang privasi untuk perusahaan. UMKM untuk kulinernya serta ruangan pelanggan yang dilengkapi dengan jaringan e-commerce dan lain-lain,” katanya setelah Grand Opening Tiga Titik Space dan Pusat Kuliner KIG beberapa hari lalu. 

Masih menurut Setyo Nugroho Haribowo, terkait dengan bisnis barunya ini, pihaknya juga menggandeng Satu Atap Co.Work and Food Station untuk pengelolaan pusat kuliner.

“Siapa yang tak kenal dengan Satu Atap Co.Work and Food Station mereka sudah memiliki banyak jaringan dan telah berpengalaman dalam hal marketing,” paparnya.

Setyo Nugroho optimistis dengan bisnis barunya ini. Pasalnya, berdasarkan survei pasar, Co-working yang dikembangkan ini sangat menjanjikan karena lokasinya strategis berdekatan dengan perusahaan Petrokimia Gresik, Semen Indonesia, kampus Unmuh Gresik serta Gress Mall.

“Usaha yang kami kembangkan ini pertama kali ada di Gresik dan belum banyak yang memanfaatkan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, PT KIG merupakan perusahaan joint venture antara PT Semen Indonesia (persero) Tbk dengan PT Petrokimia Gresik.

Perusahaan tersebut sebelumnya fokus menyediakan lahan untuk industri dan pergudangan. Dari 160 hektar lahan yang telah dimiliki telah sold out. Komposisinya 65 industri dan 35 persen lahan pergudangan.

Saat ini, PT KIG juga mengembangkan usahanya di Kawasan Industri Tuban (KIT). Ada 200 hektar lahan yang dikomersilkan baik itu lahan industri maupun pergudangan.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved