Liputan Khusus

Terus Beradaptasi dengan Teknologi Baru, Pengelola Stasiun Radio Yakin Tetap Cerah

Sejumlah pengelola stasiun radio di Jawa Timur optimistis radio akan tetap eksis. Apa strategi para pengelola stasiun radio agar tetap bertahan?

Terus Beradaptasi dengan Teknologi Baru, Pengelola Stasiun Radio Yakin Tetap Cerah
surya.co.id/mohammad romadoni
Suasana siaran interaktif di studio Radio Suara Surabaya Radio, Jumat (6/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Era digital bukanlah ancaman bagi media radio.

Sejumlah pengelola stasiun radio di Jawa Timur optimistis radio akan tetap eksis.

Apa strategi para pengelola stasiun radio agar tetap bertahan?

Sejak berdiri 1983, Radio Suara Surabaya atau yang dikenal SS sudah berformat jurnalisme radio.

Sejak itu pula berita menjadi bahan pokok siarannya.

Sekitar 1994, SS mengembangkan konsep jurnalisme warga.

Konsep itu berkembang setelah munculnya telepon seluler (ponsel).

Dengan adanya teknologi baru itu, setiap orang bisa melaporkan peristiwa, penggalangan bantuan atau informasi mengenai arus lalu lintas melalui gawai dan langsung disiarkan.

“Puncaknya reformasi, banyak orang yang waswas saat itu. Sehingga masyarakat butuh banyak informasi. Informasi yang dibutuhkan itu hadir dari laporan-laporan masyarakat ke SS,” kata Errol Jonathans, CEO Suara Surabaya Media, Jumat (6/9/2019).

Kebiasaan melaporkan peristiwa ataupun arus lalu lintas hingga kini tetap digandrungi warga.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved