Sosok

Potret Lendy Melinda, Nikmat Jadi guru

Lendy Melinda mengaku memang dulu tak berminat mengajar anak-anak, namun kini menikmatinya

Potret Lendy Melinda, Nikmat Jadi guru
surya/sugiharto
Potret Lendy Melinda 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lendy Melinda (23) awalnya tak memiliki minat untuk membagikan ilmu modern dance pada anak-anak. Ia sudah menorehkan beragam prestasi sendiri maupun bersama timnya, mulai dari tingkat nasional sampai syuting iklan televisi di Jepang.

Namun, ketika tawaran mengajar di sebuah sekolah dance datang padanya, Juara Seven to Smoke Battle dengan poin terbanyak se-Indonesia 2018 ini tak menolak.

"Awalnya ditawarin Evan Markus, founder dan owner Evo Dance School. Saya ditawari pindah Palembang, mengajar di sana," tutur Lendy, Senin (9/9/2019).

Kini, ia menempati posisi CEO di sekolah tersebut.

Perempuan berambut merah ini mengaku memang dulu tak berminat mengajar anak-anak.

Tetapi, dengan menerima tantangan ini, ia bisa keluar dari zona nyamannya sekaligus menyalurkan passion-nya dengan cara yang sedikit berbeda.

Lendy yang lahir di Medan ini menyebut, menjadi guru ternyata punya kesenangan tersendiri.

"Senangnya, ilmu yang kita dapat itu tidak putus di kita. Misalnya hari ini saya ikut workshop, ilmu yang saya dapat di workshop bisa saya bagikan ke anak-anak," ucapnya.

Menurutnya, kalau anak-anak mulai usia 3 tahun yang ia ajar itu bisa menguasai sesuatu, bukan hanya mereka yang senang, tetapi juga gurunya.

"Apa yang kita sampaikan mereka hafal. Bahkan sekecil apapun ilmunya, bakal sampai tua terpakai sama mereka," ujarnya.

Ia berharap, anak-anak bisa melihat dance sebagai hal positif untuk menggali kreativitas, bahkan mencetak prestasi.

"Saya ingin menunjukkan kalau dance itu bukan hanya menggerakkan tubuh, mengikuti tren, tapi bisa berprestasi," tutupnya.

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved