Penunjukkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya Dinilai Tepat

Peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai Penunjukkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya adalah langkah tepat PDIP

Penunjukkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya Dinilai Tepat
surya.co.id/nuraini faiq
Adi Sutarwijono, ketua DPRD Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Peneliti lembaga riset politik Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai langkah DPP PDI Perjuangan (PDIP) yang menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua DPRD Kota Surabaya merupakan langkah yang tepat.

Tugas sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya ini menurut Surokim merupakan tugas lanjutan untuk Adi Sutarwijono setelah ditunjuk sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

”Saya kira dengan penugasan itu, langkah konsolidasi antara struktural PDIP Surabaya dan anggota parlemennya bisa lebih selaras dan harmonis,” ujar Surokim, Senin (9/9/2019).

Selain posisinya sebagai Ketua DPC, penunjukkan Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, dinilai Surokim juga tepat karena kapasitas dan kapabilitasnya yang bagus selama menjadi anggota DPRD Kota Surabaya beberapa periode.

”Pak Adi juga punya kapasitas komunikasi publik yang mumpuni untuk mengawal tugas-tugas kepartaian dan kedewanan yang jelas tidak ringan di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini,” jelas Dekan FISIP Universitas Trunojoyo, Madura tersebut.

Surokim melanjutkan, tugas berat yang diemban Awi kedepan adalah menampilkan wajah DPRD Kota Surabaya yang lebih terbuka, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas.

Tugas itu berat di tengah kepercayaan publik kepada lembaga legislatif yang terancam terus tergerus.

”DPRD Surabaya butuh kerja progresif untuk mengawal pembangunan Surabaya yang kian pesat, dan di sisi lain sebagai ketua DPC dia harus berkonsentrasi mengawal Pilkada untuk menjaga tradisi kemenangan PDIP di Surabaya,” jelasnya.

Surokim berpendapat, jika PDIP ingin kembali menang Pilkada Surabaya, maka kandidat yang diusung harus benar-benar yang potensial bisa menang.

Di era pertumbuhan pemilih rasional kian signifikan, menurut Surokim tidak mudah untuk menentukan kandidat tersebut.

”Sebagai ketua DPRD ke depan, jika kandidat dari PDIP kembali dipercaya menang Pilkada Surabaya, tugas Pak Adi juga berat karena harus mengawal kestabilan pemerintahan, yaitu bagaimana DPRD ke depan mengawal agar kinerja pemerintah kota tidak menurun. Mengapa itu berat? Karena benchmark kinerja pemerintah kota sebelumnya yang mendapat respons positif dari publik. Saya pikir menjaga itu butuh kepiawaian ekstra,” pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved