Advertorial

Mengecek Data Kependudukan di Liponsos, Pastikan Semua Hak Warga Dapat Perlindungan dari Negara

Pemkot Surabaya melalui Dispendukcapil terus mendata dan mencari penduduk yang rentan bermasalah secara sosial dan menjamin hak kependudukan mereka

Mengecek Data Kependudukan di Liponsos, Pastikan Semua Hak Warga Dapat Perlindungan dari Negara
istimewa
Petugas Dispendukcapil Surabaya sedang memberikan layanan kependudukan kepada warga 

SURYA.co.id - Setiap warga negara mempunyai hak untuk mendapatkan identitas dan status atas dirinya, dalam arti bahwa setiap penduduk mendapatkan hak atas keberadaannya yang diakui secara hukum oleh negara.

Namun, tidak semua penduduk beruntung memperoleh hak-hak nya tersebut, di antaranya penduduk yang rentan secara sosial yang akhirnya menjadi rentan pula dalam administrasi kependudukan.

Surabaya peduli dan tidak abai terhadap masalah tersebut dengan terus mendata dan mencari penduduk yang rentan atau bermasalah secara sosial di segenap penjuru kota untuk ditangani penyelesaiannya.

Tentang penduduk yang rentan atau bermasalah secara sosial, Surabaya melalui dinas-dinas terkait melakukan rangkaian tindakan yang komprehensif dalam menanganinya, khususnya jika ada kejadian yang tidak diinginkan di ruang publik yang melibatkan penduduk bermasalah sosial.

Dimulai dengan memastikan kondisi fisiknya jika ditemukan penduduk yang perlu ditangani, lalu dilanjutkan dengan membawa nya ke Liponsos guna dicek kesehatan mentalnya.

Setelah itu, Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) melanjutkannya dengan melakukan pengecekan administrasi kependudukannya.

Dalam pengecekan administrasi kependudukan itu, Dispendukcapil melakukan cek biometri (sidik jari dan iris mata) terhadap penduduk yang baru datang di Liponsos dengan menggunakan alat canggih sehingga dapat diketahui siapakah penduduk tersebut.

Metode ini sangat efektif, khususnya jika penduduk yang dicek mempunyai gangguan kejiwaan dan sulit berkomunikasi.

Kalau sudah pernah rekam e-KTP, maka akan ketemu.

Bila yang bersangkutan tidak punya e-KTP tapi bisa diajak bicara, bisa dicari dengan konsolidasi data, semisal melalui nama orangtua atau tanggal lahir.

Halaman
12
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved