Berita Surabaya

300 Maba ITTelkom Surabaya Ikuti Pengenalan Kampus yang Dihadiri Para Pelaku Bisnis 

Lebih dari 300 mahasiswa baru Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Surabaya mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2019.

300 Maba ITTelkom Surabaya Ikuti Pengenalan Kampus yang Dihadiri Para Pelaku Bisnis 
surya.co.id/sri handi lestari
Wakil Rektor II ITTelkom Surabaya, Tri Agus Djoko Kutjoro berada di tengah-tengah maba angkatan 2 yang mengawali kegiatan PKKMB di Ketintang, Surabaya, Senin (9/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lebih dari 300 mahasiswa baru Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Surabaya mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2019 di ruang pertemuan kantor PT Telkom Regional Jatim Bali Nusra, Ketintang, Surabaya, Senin (9/9/2019).

Mereka mendapatkan materi motivasi dan pengenalan kampus dari Wakil Rektor II, ITTelkom Surabaya, Tri Agus Djoko Kuntjoro dan para pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi dalam kegiatan usahanya.

Mereka antara lain Direktur utama PT Bessco Sinergi Indonesia, Alfa Rullyanto, CEO PT Velacom Indonesia, Dana Saputra, CEO Jobhun Manager DILO Surabaya, Cynthia Cecilia dan Owner Sego Jamur, Rizki Aris Yunianto.

"PKKMB merupakan kegiatan menyambut mahasiswa baru. PKKMB ITTelkom Surabaya bernama Dewangkara Maetala (DM) 19. Acara ini bertujuan untuk pengenalan kehidupan kampus khususnya ITTelkom Surabaya dan pembentukan karakter awal bagi mahasiswa ITTelkom Surabaya," jelas Noerma Pudji Istyanto, Ketua Tim Pembina PKKMB ITTelkom Surabaya yang juga Kepala Bagian Layanan Akademik dan Kemahasiswaan.

DM 19 mengusung tema membangun peradaban yang berintelektual dan berkarakter. DM 19 juga mengundang Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

"Namun karena ada kesibukan rapat, beliau tidak jadi hadir. Kehadirannya kami targetkan bisa memberi motivasi mahasiswa baru, sebagaimana kami merupakan institut baru yang ada di wilayah kota Surabaya. Tentunya beliau akan menjadi ibu kami di wilayah kota Surabaya ini," kata Tri Agus, Wakil Rektor II ITTelkom Surabaya.

Selain itu pihaknya berharap ada kerjasama pembelajaran dengan ahli-ahli dari Pemerintah Kota (Pemkot) atau Pemerintah Provinsi (Pemprov Jatim) yang seusai dengan jurusan yang ada di ITTelkom Surabaya.

Menurut Tri Agus, pihaknya melayani mahasisw yang menjalani pendidikan untuk dinas. Jadi ASN (Aparatur Sipil Negara) yang mendapat penugasan pendidikan bisa mendapatkannya di ITTelkom. Bisa melalui pelatihan tiga bulan atau lainnya.

"Selain dengan ASN, kami juga terbuka untuk para karyawan atau karyawati dari perusahaan BUMN maupun non BUMN yang memiliki program kerja belajar ini. Pastinya yang sesuai dengan yang kami ajarkan di ITTelkom ini," lanjut Tri Agus.

Sementara itu, untuk jumlah maba, angkatan kedua ITTelkom saat ini berjumlah 300 orang. Namun Tri Agus mentargetkan bisa mendapatkan 500 orang.

Pendaftaran masih dibuka hingga 16 September mendatang, namun para mab yang sudah diterima duluan, diminta untuk mengikuti kegiatan PKKMB yang berlangsung hingga Sabtu (15/9/2019).

"Meski belum capai 500 mahasiswa, sesuai kalender pendidikan kami harus sudah melakukan PKKMB," tandas Tri Agus.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved