Berita Pasuruan

Timsus Satpol PP Kab Pasuruan masih Pulbaket terkait selalu Bocornya Razia Prostitusi di Tretes

Tim khusus Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan masih belum menemukan titik terang terkait bocornya beberapa kali razia.

Timsus Satpol PP Kab Pasuruan masih Pulbaket terkait selalu Bocornya Razia Prostitusi di Tretes
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Sejumlah PSK di Tretes, Pasuruan, saat menjadi sasaran razia Satpol PP Kabupaten Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Tim khusus Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan masih belum menemukan titik terang terkait bocornya beberapa kali razia di kawasan Tretes Prigen.

Satpol PP Kab Pasuruan membentuk tim untuk menyelidiki kasus dugaan keterlibatan oknum internal Satpol PP Kabupaten Pasuruan dalam membocorkan informasi tersebut.

Hingga sekarang, tim khusus yang dibentuk Satpol PP masih mencari titik terang. Tim terus melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

"Beberapa hari ini tim khusus yang kita bentuk sudah bekerja. Data dan informasi keterangan kita kumpulkan," ungkap Basmi, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Minggu (8/9/2019).

Basmi menjelaskan, tim masih pulbaket dan puldata dari segala arah. Dari kanan, kiri, atas dan bawah dikumpulkan. Beberapa saksi, kata dia, sudah dimintai keterangan. Ia tidak ingin, memanggil oknum yang diduga terlibat itu tidak memiliki bukti yang kuat.

"Kami masih berusaha mengumpulkan bukti yang kuat dan valid. Ini sudah anggota internal kami yang sudah kami periksa. Hasilnya nanti akan saya sampaikan ke pimpinan," jelasnya.

Kata dia, sejauh ini, semuanya masih mengambang. Ia dan tim akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan titik terang itu.

"Semoga bisa segera ditemukan. Nanti setelah ada bukti kuat, saya akan lapor ke pimpinan. Urusan sanksi apa yang akan diberikan, itu kebijakan pimpinan. Saya juga berharap, siapapun yang tahu informasi ini bisa membantu kami dalam mengungkap kasus ini," paparnya.

Sebelumnya, selama ini, razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan di kawasan prostitusi Tretes, Prigen selalu bocor.

Sebelum dilakukan, informasi razia sudah menyebar. Nah, informasi ini menyebar di lingkungan prostitusi. Sehingga, saat petugas datang, banyak tempat prostitusi yang sepi karena mucikari dan PSK sudah melarikan diri.

"Ada oknum yang membocorkan ke mucikari sehingga mereka bisa melarikan diri," kata sumber di internal Satpol PP.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved