Single Focus

Bisnis Kafe Tumbuh di Gedung Cagar Budaya

"Unik sih tempatnya. Kayanya baru di sini, kedai kopi di Surabaya yang berlokasi di kantor pos. Kalau habis kirim surat, bisa mampir-mampir ke sini,"

Bisnis Kafe Tumbuh di Gedung Cagar Budaya
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Suasana Coffee Toffee yang menempati bangunan cagar budaya di Kantor Pos Simpang yang dibangun tahun 1815 dan merupakan kantor pos pertama di Surabaya. Pengelola cafe membuat konsep interior sedemikian rupa agar terlihat seperti cafe kekinian 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada sensasi beda saat menikmati secangkir kopi di dalam kantor pos. Tepatnya, di Coffee Toffee. Kedai kopi yang berlokasi di bangunan cagar budaya, yaitu Kantor Pos Simpang, Jalan Taman Apsari Surabaya.

Memasuki halaman luar, pengunjung langsung dihadapkan dengan sederet meja dan kursi didominasi warna hitam. Tak ketinggalan kotak pos berwarna oranye, warna khas PT Pos Indonesia.

Desain interior perpaduan modern dan kesan lawas langsung terasa ketika membuka pintu bangunan dan melangkah masuk ke dalam. Bentuk bangunan khas Belanda dipadu dekorasi lampu dan hiasan yang instagramable, menjadi tempat yang asyik untuk nongkrong.

"Konsep bangunannya tidak berubah, tetap seperti desain PT Pos Indonesia. Bentuk bangunannya masih asli, apalagi pada bagian depan. Kami mempertahankan bentuk cagar budayanya," ungkap Karlinda Agustina, Area Store Manager Koffee Toffee Jawa Timur.

Konsep bangunan yang unik dan letaknya yang strategis membuat Coffe Toffee Jalan Taman Apsari menjadi tempat kongkow favorit, khususnya anak muda.

"Di sini menjadi salah satu kedai Coffee Toffee yang paling banyak pengunjungnya. View-nya juga bagus, di tengah-tengah kota. Pengunjung bisa santai lihat-lihat pemandangan kota Surabaya, ada Gedung Grahadi juga," paparnya.

Hal itu pula yang membawa Larasati Sukarno, pegawai swasta, tertarik untuk mengisi waktu luang sambil menyeruput kopi di kedai kopi Jalan Taman Apsari ini.

"Unik sih tempatnya. Kayanya baru di sini, kedai kopi di Surabaya yang berlokasi di kantor pos. Kalau habis kirim surat, bisa mampir-mampir ke sini," katanya, sambil mengaduk frappe blend pesanannya.

Lanjut Larasati, dekorasi ruang yang ditawarkan terbilang unik dan estetik. "Kalau bosan sama tempat-tempat yang terlalu modern, bisa ke sini. Bangunannya vintage tetapi tetap ada ornamen-ornamen yang kekinian, seperti lampu, kursi, dan hiasan dinding," terangnya.

Kesan tersendiri

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved