Berita Gresik

RS Semen Gresik Raih Penghargaan Gunung Emas Festival Lean Kaizen di Solo berkat Program Neon

Tim Artis RSSG menerima piagam dari ajang Festival Lean Kaizen di Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/9/2019).

RS Semen Gresik Raih Penghargaan Gunung Emas Festival Lean Kaizen di Solo berkat Program Neon
Foto: istimewa
INOVASI – Tim Artis RSSG menerima piagam dari ajang Festival Lean Kaizen di Solo, Jawa Tengah, Jumat (76/9/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK – Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) meraih predikat 'Gunung Emas’ dan tim favorit nasional dalam  Festival Lean Kaizen antar rumah sakit di Solo, Jawa Tengah. Prestasi tersebut diraih atas  keberhasilan berinovasi dalam pelayanan dengan program Nutrition Education Online (Neon).

Tim inovasi RSSG yang dibernama Artis (Active responsive Team Work Innovate Success) yang diketuai Dedy Prasetyo W mengatakan, inovasi yang dipaparkan tim Artis dalam Festival Lean Kaizen ini tentang memberikan kemudahan pelayanan gizi pada pasien. Pelayanan tersebut dengan program Neon.

“Sekarang sudah memasuki era digital dan online, sehingga tim Artis ini memaparkan inovasi tentang pelayanan gizi khusus pasien yang ke rumah sakit untuk dilayani dengan program Neon (Nutrition Education Online),” kata Dedy, Jumat (23/9/2019).

Menurut Dedy, asuhan gizi mempunyai peranan penting dalam penyembuhan pasien di rumah sakit. Sehingga diperlukan pelayanan yang cepat, tepat, efisien waktu dan biaya. “Sekarang ini kan banyak pasien yang meningkat dan jumlah ahli gizi yang terbatas, maka program Neon sangat tepat dilaksanakan ditiap-tiap rumah sakit,” katanya.

Ternyata, dalam Festival Lean Kaizen Nasional di Solo Jawa Tengah tim Artis RS Semen Gresik berhasil meyakinkan dewan juri sehingga meraih penghargaan ‘Gunung Mas’ dan sebagai tim Favorit dari 75 peserta dari RS seleuruh Indonesia yang mengikuti festival.

“Sebagai ketua saya sangat senang dan bangga dengan Tim RS Semen Gresik. selain mendapatkan penghargaan, kami juga bisa sharing ilmu dengan RS lain agar bisa tetap meningkatan mutu layanan melalui lean kaizen. sehingga budaya continous improvement tetap terjaga,” katanya.

Sedangan Manajer Mutu dan Inovasi RSSG, Ahmad Rifa'i mengatakan, era revolusi industri 4.0 harus diimbangi dengan inovasi, sehingga pasien dapat pelayanan yang maksimal dan baik saat berobat di rumah sakit.

“Di era bisnis 4.0 ini kami selalu melakukan continuous improvement dengan melakukan inovatif sesuai dengan budaya SPIRIT. Sehingga dengan implementasi lean kaizen ini kami sangat bersyukur banyak. Sehingga bisa terwujud slogan kami yaitu Layanan paripurna adalah komitmen kami,” kata Rifa'i.
 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved