Berita Jember

Menengok Kondisi Sekolah Pinggiran di Kabupaten Jember, Atap Ruang Kelasnya Terbuka

Namun ada pemandangan 'janggal, karena jarak meja murid dengan guru terbilang jauh. Jarak mereka juga jauh dari papan tulis.

Menengok Kondisi Sekolah Pinggiran di Kabupaten Jember, Atap Ruang Kelasnya Terbuka
surya.co.id/sri wahyunik
Kondisi SDN Curahtakir 3 Kecamatan Tempurejo, Jember yang atapnya bolong, Sabtu (7/9/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Amelia Safitri dan enam orang temannya di kelas VI SDN Curahtakir 3 Kecamatan Tempurejo, Jember mendengarkan penjelasan dari Muh Agus Wahyudi, guru kelas VI, Sabtu (7/9/2019).

Mereka juga beberapa kali menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru Agus.

Pagi itu, tujuh murid kelas VI SD tersebut sedang mengikuti kelas mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Memasuki kelas itu, ruang kelas terasa lapang. S

Sebab kegiatan belajar mengajar di ruang kelas itu hanya diikuti tujuh murid, dan satu orang guru.

Namun ada pemandangan 'janggal, karena jarak meja murid dengan guru terbilang jauh. 

Jarak mereka juga jauh dari papan tulis. Setelah diamati, rupanya para murid ini menghindari jatuhnya sinar matahari di dalam ruang kelas tersebut.

Sebab di sisi depan kanan ruang kelas itu terpapar sinar matahari langsung.
Hal ini terjadi karena tidak ada atap di atasnya. Atap asbes di atap titik tersebut bolong, alias terbuka.

Kondisi atap terbuka tidak hanya terjadi di kelas VI SDN Curahtakir 3, namun juga terjadi di ruang kelas V.

Satu deret atap asbes di sisi kanan guru, atau sisi kiri murid terbuka.

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved