Berita Jember

Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Dua Ruang Kelas SDN Curahtakir 3 Jember

Penutup atas itu dari asbes. Selain atap asbes yang lepas, tembok di tiga kelas juga retak. Keretakan tembok terjadi di kelas IV, V, dan VI.

Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Dua Ruang Kelas SDN Curahtakir 3 Jember
surya.co.id/sri wahyunik
Atap ruang kelas SDN Curahtakir 3 Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember yang lepas dari rangkanya, Sabtu (7/9/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Atap di dua ruang kelas V dan VI SDN Curahtakir 3 Kecamatan Tempurejo lepas dari rangkanya sehingga lubang menganga di atas terlihat.

Atap yang tidak tertutup itu membuat sinar matahari langsung menerobos masuk ke ruang kelas.

Begitulah pemandangan di ruang kelas itu saat SURYA.co.id mengunjungi SDN Curahtakir 3, Sabtu (7/9/2019).

Penutup atas itu dari asbes. Selain atap asbes yang lepas, tembok di tiga kelas juga retak.

Keretakan tembok terjadi di kelas IV, V, dan VI.

Tidak hanya retak, kondisi pintu dan jendela juga mengenaskan.

Seperti pintu ruang kelas IV yang harus disambung memakai bambu untuk menutup pintu yang berlubang karena rusak.

Menurut guru setempat Ferdian Wibowo, atap di ruang kelas rusak karena dibawa terbang angin puting beliung.

"Asbes dibawa terbang angin puting beliung tahun 2017 lalu. Kerusakan tiga ruang kelas terjadi sejak tahun 2015. Beberapa kali sudah kami ajukan proposal rehab tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan," ujar Ferdian.

Tiga ruang kelas itu merupakan bangunan SD sejak tahun 1979. Hingga saat ini belum ada rehab untuk gedung tersebut.

Padahal tiga ruang kelas I, II, dan III pernah direnovasi tahun 2013 lalu.

Ferdian berharap tiga ruang kelas yang rusak segera diperbaiki.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved