Persona

Yustine Ajak Para Dancer di Surabaya Geluti Genre Waacking

Yustine Yuhani Basuki (32) ingin mengajak para dancer menyukai genre yang sebenarnya tidak baru, namun belum begitu populer, yakni waacking.

Yustine Ajak Para Dancer di Surabaya Geluti Genre Waacking
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Yustine Yuhani Basuki 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di Surabaya, genre dance yang paling banyak diminati adalah hip hop dan urban koreo.

Meski begitu, Yustine Yuhani Basuki (32) ingin mengajak para dancer menyukai genre yang sebenarnya tidak baru, namun belum begitu populer, yakni waacking.

Waacking adalah genre dance yang gerakannya fokus pada keluwesan dan kecepatan gerakan tangan, dimainkan di sekitar kepala dan bahu.

"Di Surabaya menurut saya waacking belum begitu populer. Yang paling populer urban koreo atau hip hop, karena lebih mudah katanya. Padahal, waacking itu bagus karena melatih koordinasi otak," kata Yustine yang sudah aktif dance sejak usia 5 tahun ini, Jumat (6/9/2019).

Selain melatih koordinasi otak, menurut dancer yang juga pengajar dance untuk segala usia ini, menyukai waacking karena bagus dalam membentuk postur perempuan.

"Kalau hip hop kan jadinya tubuhnya membungkuk, jalannya juga melebar, bajunya lebar-lebar. Keren sih, tapi waacking posturnya perempuan jadi lebih bagus, dan waacking lebih ekspresif," terangnya.

Kini, perempuan yang juga memiliki usaha distribusi skincare Korea Selatan tersebut, sedang 'meracuni' murid-muridnya untuk menyukai waacking.

Ia seringkali menyisipkan materi waacking dalam pelajarannya.

Bagi dancer yang ingin memulai belajar waacking, kata penggemar Keone dan Mariel Madrid itu, bisa dengan menonton tutorial.

Namun, itu saja tidak cukup.

"Melihat tutorial itu membantu, tapi tidak cukup. Sepanjang pengalaman saya, harus diajari langsung," pungkasnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved