Berita Jember

PDIP Jember Targetkan Memenangi Pilkada Jember 2020

Jember ini termasuk salah satu daerah yang ditarget menang untuk pemilihan bupati dan wakil bupati dari 19 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2020

PDIP Jember Targetkan Memenangi Pilkada Jember 2020
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Lukman Winarno, Jubir Tim Tujuh PDIP Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - DPC PDIP Jember menargetkan menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2020. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris DPC PDIP Jember, Bambang Wahjoe Sujono.

"Jember ini termasuk salah satu daerah yang ditarget menang untuk pemilihan bupati dan wakil bupati dari 19 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2020 nanti," ujar Bambang, Jumat (6/9/2019).

Dalam sejarah beberapa kali Pilkada Jember, lanjut Bambang, calon yang diusung PDIP memenangi Pilkada Jember.

Pada Pilkada Jember 2015 lalu, PDIP berkoalisi dengan sejumlah partai politik mengusung pasangan calon Faida - Abdul Muqit Arief. Pasangan itu memenangi Pilkada 2015.

Kini menjelang Pilkada Jember 2020, DPC PDIP Jember telah membuka penjaringan calon kepala daerah Jember. Penjaringan dimulai pada 5 September hingga 14 September. Melalui penjaringan itu, lanjut Bambang, diharapkan muncul calon pemimpin terbaik untuk Kabupaten Jember.

Meski membuka penjaringan bakal calon kepala daerah, PDIP tidak bisa mengusung sendiri calonnya. Syarat partai politik mengusung calon kepala daerah untuk Pilkada Jember harus memiliki minimal 10 kursi di DPRD Jember. Sementara PDIP hanya memiliki tujuh kursi.

Sebagai informasi, tidak satupun Parpol di DPRD Jember yang bisa mengusung sendiri calon kepala daerah tanpa berkoalisi. Sebab kursi terbanyak di dewan Jember hanya delapan kursi, yang dimiliki oleh PKB dan Nasdem. Urutan selanjutnya dimiliki oleh Gerindra dan PDIP, masing-masing tujuh kursi.

"Memang PDIP harus berkoalisi dengan partai lain. Kami pastikan tidak ada urusan materi dalam berkoalisi nanti. Syarat koalisi dengan PDIP berkaitan dengan demokrasi, juga bagaimana menjaga dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa," tegasnya.

Bambang menambahkan, pihaknya tidak mau terjebak dalam urusan pragmatisme demi sebuah koalisi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved