Cerita di Balik Pengamen di Sragen Bawa Uang Rp 12 Juta & Deposito Rp 25 Juta, Hasil 6 Tahun Ngamen

Terungkap Cerita di Balik Pengamen di Sragen Bawa Uang Rp 12 Juta & Deposito Rp 25 Juta, Hasil 6 Tahun Ngamen

Cerita di Balik Pengamen di Sragen Bawa Uang Rp 12 Juta & Deposito Rp 25 Juta, Hasil 6 Tahun Ngamen
Dokumentasi Satpol PP Sragen
Petugas Satpol PP Sragen menghitung uang yang berada di tas milik Mbah Cipto senilai Rp 12 juta di Sragen, Jawa Tengah. 

SURYA.co.id - Cerita di balik pengamen bernama Cipto Wiyono Sukijo (74) alias Mbah Cipto membawa uang tunai Rp 12 juta dan deposito Rp 25 juta, akhirnya terungkap

Cerita ini terungkap setelah Dinas Sosial (Dinsos) Sragen menyerahkan Mbah Cipto kepada keluarganya di Dusun Sundoasri, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (4/9/2019)

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Heboh Pengamen Bawa Rp 12 Juta dan Deposito Rp 25 Juta di Tas, Ini Faktanya', Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Dinsos Sragen, Ine Marliah menyebut Mbah Cipto sulit menerima nasihat dari anak, cucu, bahkan dari istrinya sendiri.

Mbah Cipto tetap dengan pendiriannya untuk mencari uang sendiri dengan cara mengamen.

"Kalau tidak salah uang yang ada di tas senilai Rp 12 juta dan deposito atas nama istrinya senilai Rp 25 juta Mbah Cipto kumpulkan sejak 2003," tutur Ine.

"Itu istrinya mau bawakan uangnya tidak boleh, mau menghitungkan uangnya juga tidak boleh. Jadi uangnya hanya dimasukkan di tas. Ke mana-mana dia bawa."

UPDATE Fakta Terbaru KKN di Desa Penari, Penulis Akan Beri Kejutan dan Youtuber Telusuri Lokasi Baru

5 Fakta Lengkap Video Viral Bu Guru Astiah Dikeroyok Wali Murid, Kasus Lain Sampai Masuk Rumah Sakit

VIDEO Rekonstruksi Lengkap Aulia Kesuma Bunuh Suami & Anak Tiri, Mulai Perencanaan hingga Eksekusi

Cipto Wiyono Sukijo alias Mbah Cipto pengamen dan pengemis yang diamankan dalam Razia Satpol PP Sragen.
Cipto Wiyono Sukijo alias Mbah Cipto pengamen dan pengemis yang diamankan dalam Razia Satpol PP Sragen. (Dokumen Dinsos Sragen)

Ine awalnya tak menyangka tas lusuh yang dibawa Mbah Cipto ke rumah singgah berisi uang belasan juta rupiah dan deposito.

Tas milik Mbah Cipto disimpan di salah satu kamar di rumah singgah.

Sedang untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan atau kemungkinan ada senjata tajam (sejam), Ine meminta petugas Dinsos dengan disaksikan petugas Satpol PP untuk memeriksa tas milik Mbah Cipto.

"Kami khawatir ada barang-barang senjata tajam atau apa suruh kami bongkar. Setelah kami bongkar tasnya ada baju, gunting, besi dan lain sebagainya kita amankan," ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved